Home / halaman 4

Topic Archives: Ibu

Ibu, Tak Ingin Aku Menjadi Alqamahmu

Sebuah kisah yang maha dahsyat pernah terjadi di masa Rasulullah SAW, tentang seorang anak dan ibunya. Cukup haru jika kita mengiktibari dengan seksama. Di mana dalam kisah tersebut diceritakan bahwa ada seorang laki-laki bernama Alqamah, sejatinya dia adalah pribadi yang rajin beribadah dan menghamba padaNya. Namun tatkala dia akan menemui ajalnya, dia kesulitan melafazkan kalimah thayyibah. Sampai akhirnya sang istri menyampaikan hal ini kepada Rasulullah SAW.

Baca selengkapnya »

Emakku, Sosok Pekerja Keras

Emak, engkau adalah ibu terbaik bagi anakmu ini. Dengan kerja kerasmu itu, kini anakmu sudah menjadi orang. Meski saat aku akan berangkat kuliah dulu, banyak tetangga yang meragukanmu akan mampu membiayai kuliahku hingga selesai. Namun, kerja kerasmu membuktikan, kini bukan hanya sarjana anakmu ini bahkan sudah menyelesaikan jenjang pasca sarjana dari sebuah perguruan tinggi ternama di negeri ini.

Baca selengkapnya »

Ya Allah, Mutiara-Mu Tidak Pernah Berhenti Bersinar

Masa-masa itu akan menjadi kenangan tak terlupakan bagiku. Usiaku kini sudah tujuh puluh tahun. Bidadariku yang selama ini selalu meneguhkanku, menenangkanku dan selalu mebersamaiku ketika suka dan duka telah tiada. Begitu indah Allah memanggilnya dengan tersenyum saat sujud shalat tahajud berjamaah. Aku memang sangat kehilangan, tapi di sana Allah mengajarkan bahwasannya makhluk dan dunia ini adalah fana. Cukuplah Allah yang menjadi teman sejati kita.

Baca selengkapnya »

Teruntuk Bidadari Hatiku

Ibu… memang tak akan pernah terbalas jasa-jasamu. Terlebih untuk semua dukungan yang telah engkau berikan padaku. Engkau izinkan aku pergi merantau menyebrangi pulau belajar banyak hal di tanah rantau ini. Di sini aku menjadi guru relawan di desa terpencil, di desa yang tak pernah aku kenal namanya dan tak pernah aku bayangkan akan berada di sini, di tanah Ujung Kulon. Aku tahu hari-hari pertama aku pergi merantau hatimu gundah gulana karena tempat yang akan aku datangi 180° sangat berbeda dengan kondisi kehidupan kita di kota.

Baca selengkapnya »

Untukmu, Bunda

Puisi ini memang tak sebanding dengan rangkaian bunga melati Tapi lukisan perasaan ini kubungkus rapi di puisi ini Alunan kasih sayang untukmu memang takkan cukup dengan barisan huruf dari sudut kanan dan kiri Untuk dirimu yang selalu ada di hati Aku menyayangimu tiada henti

Baca selengkapnya »

Tentang Satu Rindu

Ilustrasi. (Foto: rawmavy.deviantart.com)

Kulihat Bapak berdiri agak maju di tepi pembatas lantai dua supaya bisa melihatku dengan lebih jelas. Namun, aku melihat Bapak tidak sendirian di sana. Di sebelahnya seperti ada sesosok perempuan yang menemaninya. Sosok perempuan yang tidak asing bagiku. Sosok perempuan yang telah kukenal begitu lama. Sosok perempuan yang selalu mengingatkanku tentang satu rindu. Ibu! Ya, aku melihat sosok Ibu yang sedang berdiri mendampingi Bapak. Ibu lantas melemparkan senyum kepadaku. Senyum ketulusan yang sama dengan senyum terakhir yang kulihat di bandara. Secara refleks kubalas senyumannya sembari berjanji di dalam hati.

Baca selengkapnya »
Organization