Home / Keluarga / Pendidikan Anak

Pendidikan Anak

Aku, Ibu yang Tercengang

Aku ingat, malam di bus menuju Solo, anakku mengirim pesan, 'Mak, ayuk!’ dan tak lama melantunlah ayat-ayat yang aku jarang dengar. Ketika Al-Quran di tanganku terbuka, aku melihat ujung ayat dan mengoreksi sedikit-sedikit. Putus asa, karena aku sendiri bukan Ustadzah dan masih harus belajar Tahsin. Juga masih banyak sekali halaman yang harus diselesaikan. Dan rasanya mimpi kalau anakku bisa menyelesaikannya.

Baca selengkapnya »

Remaja Kosong Agama, Moral, dan Pendidikan

Maka, perlu adanya upaya untuk meminimalisir hal ini dengan bergerak di bidang keilmuan, pengawasan lembaga dan pengawasan orangtua. Pembelajaran dan perkumpulan di bidang keilmuan seperti liqo perlu diberdayakan, sinergi dari pemerintah untuk mengaktifkan dan mengoptimalkan lembaga pengawasan internet dalam pemblokiran dan pembatasan usia dalam mengakses situs yang tak layak serta perlu adanya keseimbangan dari pihak orangtua di mana orangtua wajib mengawas penggunaan handphone bagi anak-anaknya. Dengan tiga upaya tersebut, dapat meminimalisir serta mengatasi menurunnya moral dan pendidikan remaja di Indonesia.

Baca selengkapnya »

Menampilkan Visual Keteladanan

Bayangkan saat anak-anak kita, dilarang merokok. Sementara ada anggota keluarganya menyuguhkan tampilan visual kebalikan. Bayangkan saat anak-anak kita seakan dihalau ke masjid untuk didikan subuh. Sementara anggota sepuh di keluarga terlihat asyik menghalau dengkur ke langit-langit kamar. Bayangkan saat anak-anak kita diminta belajar 'mengaji' Alquran bersama ustadz. Sementara orangtuanya sibuk 'mengkaji' ustadz yang sampaikan petuah tak sesuai seleranya. Padahal petuah itu dari Al-qur'an. Akhirnya Al-Ahzab 59 dan An-Nur 31 tak sudah-sudah dikaji. Dikaji, tanpa aplikasi. Meski akhirnya anak sudah selesai pula khatam Al-Quran.

Baca selengkapnya »

Perubahan Karakteristik Remaja

Pasti diantara kalian pernah membuat suatu geng di sekolah, maupun di kampusnya. Kebersamaan serta kebanggaan yang besar menjadi ciri tersendiri pada setiap kelompok yang dibuat remaja pada umumnya. Tidak jarang kebersamaan yang berlebihan serta kebanggaan tersebut menjadi penyebab munculnya perilaku negatif para remaja. Tawuran misalnya, hanya karena saling olok yang tidak jelas bisa menyebabkan bentrokan berbahaya antar kelompok remaja. Perilaku contek mencontek demi menjaga “kesolidan” yang dibangun. Tetapi jika hal ini dapat diarahkan dengan baik maka akan menciptakan dorongan moril pada sesama remaja. Remaja dapat memperoleh kekuatan dari keadaan bersama karena seperti pepatah yang mengatakan “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”.

Baca selengkapnya »

Mencetak Generasi Qurrata A’yun

Orang tuapun harus mempersiapkan diri dalam membantu anak agar berbakti dan taat kepada Allah swt. Rasulullah bersabda, “Bantulah anak-anakmu agar berbakti! Barangsiapa yang mau melakukannya, ia dapat mengeluarkan sikap kedurhakaan dari diri anaknya.”(HR. Thabrani) Berdasarkan ini, jelas orang tua bertanggung jawab untuk mempersiapkan anaknya menjadi anak yang baik. Bahkan mereka mampu menyingkirkan kedurhakaan dari jiwa anak-anak mereka dengan cara hikmah, nasihat yang baik, dan kesabaran.

Baca selengkapnya »

Persembahan Jubah Kemuliaan dari Anak Penghafal Al-Quran

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menjamin kemurnian Al-Quran telah memudahkan umat ini untuk menghafal dan mempelajari kitab-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan para hamba-Nya agar membaca ayat-ayat-Nya, merenungi artinya, dan mengamalkan serta berpegang teguh dengan petunjuknya. Dia Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan hati para hamba yang shalih sebagai wadah untuk memelihara firman-Nya. Dada mereka seperti lembaran-lembaran yang menjaga ayat-ayat-Nya.

Baca selengkapnya »

Menggagas Generasi Berkemajuan Melalui Pendekatan Karakter Anak

Setelah pendidikan dalam keluarga, modal lain pengembangan potensi anak dapat diterapkan melalui sistem pendidikan anak usia dini (PAUD). Sistem pendidikan ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi dalam memacu perkembangan saraf motorik dan sensorik pada anak. Di sana, setiap anak diperkenalkan bagaimana mengingat suatu hal dengan cara-cara yang mudah dan sederhana, seperti menyanyi, menggambar, dan berhitung. Di samping itu dapat melalui tipe pembelajaran story telling, yakni melalui cerita-cerita yang menghibur dan menarik untuk terus diulang. Sehingga amanah yang terkandung di dalamnya bisa diterapkan untuk kehidupan nyata.

Baca selengkapnya »

Anak-Anak di Era Digital dan Media Sosial

gadget

Peranan orang tua dalam mengawasi anak-anak saat bermedia sosial atau menggunakan gadgetnya sangatlah penting. Orang tua harus siap mendampingi anak-anaknya untuk mengarahkan cara bermedia social yang positif. Pengawasan ini juga menjadi bentuk tanggung jawab orang tua agar anak-anak tidak salah langkah atau bahkan mencari tahu hal-hal yang tidak layak dikonsumsi. Selain pengawasan yang ketat, orang tua juga bisa memasang pengamanan dalam media bersosial. Saat ini sudah banyak aplikasi khusus yang diperuntukkan orang tua dalam mengawasi anak-anaknya.

Baca selengkapnya »

Pandangan Hukum tentang Memukul dalam Pendidikan

Semangat pendidikan nasional dan pandangan Islam terlihat bertentangan dengan hukum yang melindungi anak. Hal ini tentu menimbulkan kebuntuan bagi para guru dan seluruh civitas akademik dari tingkat satuan pendidikan hingga kementerian. Bahkan, pernyataan Mendikbud yang dikutip dari BBC.com yang mengatakan bahwa “sanksi fisik dapat ditoleransi” menuai banyak protes.

Baca selengkapnya »