Home / Narasi Islam / Sejarah

Sejarah

Para Kesatria Pembawa Panji

Saat umat Islam mempersiapkan diri membendung gempuran musyrikin Mekkah di Bukit Uhud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membagi kekuatan Madinah dalam tiga batalion. Salah satunya dipimpin oleh Mush’ab bin Umair. Pria tampan dari Mekkah yang meninggalkan harta dan kemewahan keluarganya demi Islam. Saat menggempur pasukan musyrikin, Mush’ab membawa panji dan memimpin perlawanan. Kendati sempat menguasai keadaan, pertahanan pasukan muslimin akhirnya porak poranda digempur pasukan Khalid bin Walid yang pada waktu itu belum masuk Islam.

Baca selengkapnya »

Resolusi Jihad Resolusi Santri

Sebagai komando tertinggi Laskar Hizbullah, resolusi Jihad KH. Hasyim Asy'ari tidak hanya menggerakkan kalangan santri dan para ulama, tetapi juga menggerakkan seluruh elemen bangsa pada ketika itu untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan serta menggemparkan musuh. Jihad melawan segala bentuk penjajahan. Karena kemerdekaan adalah hak manusia sejagat.

Baca selengkapnya »

Seputar “Diselamatkannya Badan” Firaun

Studi arkeologi menemukan bahwa Firaun di zaman Nabi Musa adalah Ramses II. Dia diyakini berkuasa antara 1279 -1213 Sebelum Masehi, dan para ahli tafsir generasi awal tadi membatasi kata "selamatkan badanmu" dengan sebatas ditimbulkan ke permukaan untuk meyakinkan tentara Firaun. Mengapa demikian? Sebab informasi tentang utuhnya jasad Ramses II (pada masa mereka, red) memang belum ditemukan.

Baca selengkapnya »

Mengenal Sejarah Wakaf

Keberadaan wakaf sejak masa Rasulullah saw, diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bin Khattab mendapat sebidang tanah di Khaibar, lalu Umar bin Khattab menghadap Rasulullah saw untuk memohon petunjuk tentang apa yang sepatutnya dilakukan terhadap tanahnya tersebut.

Baca selengkapnya »

Bendungan Ma’rib dan Kaum Anshar

Ajakan berhijrah disambut dan ditolak sebagian penduduk. Mereka yang menolak tidak mau meninggalkan bendungan kebanggaannya dan lebih memilih tinggal di sana. Namun, selain menolak, mereka berniat jahat menjebak Amr bin Amir dengan cara menghasut anak bungsunya untuk membalas tamparan Amr bin Amir. Terpancinglah kemarahan Amr bin Amir saat menerima tamparan dari anak bungsunya.

Baca selengkapnya »