Topic Archives: Ibu

Ibu, Pahlawanku

Tapi aku terlambat sadar Saat usia senja menghampirimu Di saat-saat penghabisan kan datang Kau sendiri tak ada yang menemani Tersadar tentang perjuangan Mendidik serta membesarkan Kini kau tinggal kenangan…Doaku selalu untukmu.. Ibu, Pahlawanku

Baca selengkapnya »

Bu, Aku Menyayangimu

Jatuh bangun sudah ibu rasakan, getirnya hidup sudah tak asing lagi. Aku mulai bangkit dari keterpurukan. Kini aku hanya mempunyai satu satunya malaikat cantik yang akan aku bahagiakan. “Mungkin kini tugasku sudah selesai, aku kini hanya memasrahkan sisa hidupku untuk Penciptaku dan menyerahkan sisa hidupku untuk dua permataku,” lirih doa ibu di ujung malam ketika ia mengadu pada Sang Maha Kuasa. Aku yakin ibu adalah perempuan yang kuat. Semangat ibu, aku menyanyangimu!

Baca selengkapnya »

Kala Ibu Terlelap

Malam datang, Ibu tidur lelap di sampingku, menemaniku hingga pagi hari. Takut aku terlambat sholat subuh katanya. Namun, saat tengah malam aku terbangun, seketika aku menatapnya tertidur. “Ya Allah, betapa indah titipan-Mu, aku tak sanggup menatapnya, aku ingat dosa-dosaku pada Ibu, ketika aku membantahnya, itu berarti aku telah membantah-Mu,” ucapku dalam hati.

Baca selengkapnya »

Berdiri Bersamamu

“Tidak ibu. Engkau adalah orang yang ku hormati dari dulu. Diriku ini adalah milikmu. Pantaskah aku melakukannya?” Ibunya terus mengelus kepalanya. “Seberapa menawan wanita itu tapi ia tak bisa menghormati ibu maka kecantikannya itu akan luluh. Tak ada tempat di hatiku buat dia lagi. Ia tak menghormati ibu sama saja tidak menghormatiku sebagai calon suaminya.”

Baca selengkapnya »

Keinginan Bunda

Permintaan orangtua hanyalah keinginan sederhana jika dibandingkan dengan perjuangannya selama hidup kita, bahkan keinginannya semata-mata melihat anaknya bahagia dengan orang yang tepat. Namun, keinginan mereka seringkali tidak bisa kita mengerti dengan keegoisan yang melekat dalam diri. Bunda hanya menginginkan pernikahan anak-anaknya segera terwujud, hanya itu saja. Tidak menuntut banyak dari kami dan semoga keinginan dari setiap orangtua dapat menjadi kenyataan dalam kehidupan nyata sebelum akhirnya kita atau mereka yang menutup mata.

Baca selengkapnya »

Petuahnya akan Selalu Kuingat

Waktu terus berjalan, hari demi hari, detik demi detik tak dapat ku hentikan ketika ku tengah berada di dekapannya. Ingin sekali rasanya setiap saat berada di pelukannya. Dekapannya hangat, mengusir ketakutanku dari segala hal yang membahayakanku. Sejak ku kecil, ibu selalu menanamkan keberanian pada diriku. Aku tidak boleh takut dengan kegagalan, jika gagal coba lagi, jika salah segera minta maaf. Petuahnya selalu ku simpan dalam benak, pesan darinya adalah kunci semangat dan keberanianku.

Baca selengkapnya »

Kala Ibu Terlelap

Malam datang, Ibu tidur lelap di sampingku, menemaniku hingga pagi hari. Takut aku terlambat sholat subuh katanya. Namun, saat tengah malam aku terbangun, seketika aku menatapnya tertidur. “Ya Allah, betapa indah titipan-Mu, aku tak sanggup menatapnya, aku ingat dosa-dosaku pada Ibu, ketika aku membantahnya, itu berarti aku telah membantah-Mu,” ucapku dalam hati.

Baca selengkapnya »

Ibuku Wanita Terkuat

Saat aku duduk di bangku sekolah menengah atas, Ayahku sakit lambung yang cukup parah, Ayahku memiliki sakit magh hingga lama-kelamaan menyebabkan lambungnya terdapat bolongan. Dikarenakan Ayahku sakit selama dua tahun lebih dan harus bolak-balik ke rumah sakit, akhirnya Ibuku mencari pekerjaan untuk menghidupi aku, Ayah, Adik, dan Kakakku. Ibuku bekerja menjadi pembantu rumah tangga di Apartemen. Aku melihatnya begitu kuat, saat pagi sudah menyiapkan makanan dan keperluan keluarga, lalu ia jalan bekerja mengurus rumah orang lain, dan kembali sekitar pukul tujuh malam untuk menyiapkan makanan dan keperluan anaknya untuk sekolah besok.

Baca selengkapnya »

Ibuku Selalu Berjuang dan Tak Mengenal Lelah

Saat Ibuku berumur 15 tahun, Ia menikah dengan Ayahku dan setelah menikah mereka merantau ke Jakarta untuk bekerja di sana, lalu di sana mereka berjualan ikan basah di Pasar Bedeng, Jakarta Pusat sedangkan rumah mereka di Cakung, Bekasi. Ibuku harus menempuh perjalanan selama satu jam dengan naik bus untuk menuju pasar tersebut. Sungguh penuh perjuangan sekali perjalanan hidup Ibuku. Mereka memiliki 7 anak yang umurnya tidak jauh berbeda.

Baca selengkapnya »