Topic
Home / Narasi Islam / Sosial (halaman 5)

Sosial

Smartphone Is Doesn’t Mean Not To Communicate

Saudaraku, beginilah seharusnya sikap kita ketika menggunakan smartphone ataupun alat-alat canggih lainnya. Bijaklah, Peduli lah. Jangan sampai ukhuwah kita lalai, jangan sampai keegoisan dan ketidakpedulian kita lebih tinggi dalam pergaulan. Ingat, bahwa kita ini saudara satu sama lain. Mari kita ambil hikmahnya, dan menerapkannya dalam ukhuwah. Betapa pentingnya menjaga ukhuwah itu. Kalau dari hal sesederhana saja seperti peduli dengan teguran teman tadi kita tidak mau tau, bagaimana mungkin kita ingin terus merajut ukhuwah? Bagaimana mungkin kita ingin membangun sebuah bangunan yang kokoh?

Baca selengkapnya »

Urgensi Judicial Review Pasal Perzinaan, Perkosaan, dan Perbuatan Cabul Sesama Jenis Dalam KUHP

Keberlakuan Pasal 284 ayat (1), (2), (3), (4), (5), Pasal 285 dan Pasal 292 di dalam KUHP saat ini (pasal terkait perzinaan, perkosaan, dan perbuatan cabul sesama jenis, red.) harus ditinjau agar tidak bertentangan dengan konstitusi dan harus disesuaikan berdasarkan amanat konstitusi agar mampu memberikan jaminan, perlindungan dan kepastian hukum bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca selengkapnya »

Guru Persimpangan Jalan

Dari ketiga amanah di atas apakah kita sebagai guru sudah melaksanakannya dengan baik dan benar? Apakah kita sudah menjadi guru yang mendidik dan mengajar dengan rasa penuh tanggung jawab atas amanah yang telah diberikan? Lantas siapakah sebenarnya yang telah memberikan amanah kita menjadi seorang guru? Apakah instansi, seperti pemerintah, PGRI, atau sekolah?

Baca selengkapnya »

Ihwal Syair

Dengan demikian mendengarkan, membaca atau menulis syair itu boleh-boleh saja, selama syair itu sarat akan kebaikan dan hikmah yang bisa kita serap darinya sebagaimana syair yang mendzikir-dzikirkan asma Agung Allah swt, syair yang memuat puji-pujian dan sanjungan terhadap Baginda Nabi, syair yang mengajarkan nilai moral seperti menolong sesama, berbakti pada orang tua dan sebagainya. Jadi bagi anda yang senang dengan syair tak perlu cemas ataupun dilema lagi.

Baca selengkapnya »

Kamu adalah Temanmu

Ternyata keberadaan seorang teman dapat memberikan pengaruh dalam masalah agama sekalipun dan hal tersebut sangat fundamental bagi setiap orang. Sekali lagi, hal tersebut menunjukkan betapa besarnya pengaruh teman. Kamu adalah apa yang dilakukan temanmu. Kamu adalah bagaimana gaya hidup temanmu. Kamu adalah cara berpakaian temanmu. Agamamu adalah apa agama temanmu Pada akhirnya kamu adalah temanmu.

Baca selengkapnya »

Mengenal Kalender Hijriah

Aneka problematika penentuan awal bulan yang tak kunjung usai hingga hari ini sejatinya adalah tantangan bagi para pengkaji dan peneliti di bidang ini. Bahwa betapapun hal ini merupakan ranah ijtihad yang membuka ruang perbedaan pendapat, namun dalam tataran konteks idealis dan logisnya seyogianya perbedaan itu harus tiada. Oleh karena Islam adalah agama yang sangat menekankan arti penting persatuan, wallahu a’lam.

Baca selengkapnya »

Reaktualisasi Pengamalan Sila Pertama Pancasila dalam Kehidupan Sosial

Anak muda zaman sekarang sangat mudah sekali terbawa pergaulan, selalu ikut-ikutan trend luar negeri yang sama sekali tidak bermanfaat baginya seperti paham sekularisme, liberalisme, bahkan atheisme dan hal ini memang sangat membahayakan umat Muslim itu sendiri. Paham-paham itulah yang menyebabkan umat Islam mulai menjauh dari ajaran agamanya dan menganggap agama itu tidak penting, hanya bersifat ritual saja.

Baca selengkapnya »

Agama, Politik, dan Partisipasi

Politik menempati kedudukan yang mulia dalam agama apapun, terutama Islam. Oleh sebab itu tujuan politik begitu mulia. Bahkan kerja-kerja politik adalah kerja-kerja para Nabi kita. Mereka berpolitik guna menciptakan keadilan yang hakiki di bumi. Imam Ghazali menyebut para pemegang kekuasaan ini sebagai orang yang mendapat nikmat yang besar. Tidak ada nikmat yang diberikan oleh Allah melebihi kenikmatan memegang kekuasaan.

Baca selengkapnya »

Kita Sebagai Manusia Terlahir Istimewa

Sekarang kita mengetahui bahwa Allah telah menciptakan manusia sejak awal sebagai pemenang. Kita mampu mengalahkan jutaan calon manusia lain untuk menembus rahim ibu kita. Ini bukan tanpa maksud, karena Allah tahu bahwa manusia makhluk yang kuat. Setelah lahir ke dunia, Allah langsung menganugerahkan tugas khusus kepada manusia untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi. Allah Yang Maha Mengetahui memberikan tugas ini karena mengetahui potensi setiap individu untuk menjadi pemimpin.

Baca selengkapnya »
Figure
Organization