Home / Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc. MA.

Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc. MA.

Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc. MA.
Dosen Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (UNISBA) & PIMRED di www.infoisco.com (kajian dunia Islam progresif)

Merekalah Perempuan Sukses

Mungkin saja umur seorang ibu tidaklah panjang menemani hidup sang anak, namun betapa banyak mereka yang bahagia kendati ibunya sudah lama meninggal, karena sentuhan kasih sayang sang ibu yang masih melekat dan membekas di relung sanubari sang anak. Sebaliknya betapa banyak anak-anak yang orangtuanya masih hidup namun hidupnya kurang bahagia. , karena kurang mendapat perhatian dan kasih sayang. Alangkah sayangnya!

Baca selengkapnya »

Nasihat untuk Suami Istri

Teruntuk para pasangan yang saling mencinta dan mengasihi karena Allah Ta’ala! Bersabarlah dengan sabar yang indah, pertahankan kesakralan dan keutuhan rumah tangga yang sudah terbina rapi, tepis segala hasudan yang ada. Bersabarlah, bersabarlah dan teruslah bersabar atas segala ujian yang menimpa, karena esok atau lusa mungkin kita sudah tiada. Maka perjuangkanlah mahligai rumah tangga anda sampai ajal menjadi pemisah. Alangkah indahnya kisah cinta dan cerita rumah tangga seperti ini!

Baca selengkapnya »

Petikan Usang Sejarah yang Terlupa: Keluarga Nabi Yakub dan Bangsa Arab

Membicarakan sejarah, ada baiknya kita merujuk kepada setiap petikannya, agar ia tidak dilupakan begitu saja, sebelum masuk kepada pembahasan, sedikit kami mengutip kisah dari orangtua dan kakek Nabi Yakub. Kakek beliau bernama Ibrahim (إبراهيم), ia seorang tauladan dan orang yang lurus (hanif) atau jauh dari kesesatan, mempunyai dua orang istri, pertama bernama Sarah (سارة), ia dikenal dengan parasnya yang cantik, sedangkan istri keduanya Hajar (هاجر), ia seorang budak yang dihadiahi raja Mesir (Fir’aun) kepada Sarah yang kemudian menjadi istri kedua.

Baca selengkapnya »

Intisari Ajaran Luhur Alquran

Alquran juga bisa menjadi barometer kesehatan hati manusia, seseorang yang hatinya bersih, ia bisa membacanya dengan durasi yang cukup lama, bahkan ia tidak merasa bosan untuk terus berinteraksi dengannya di tengah kesibukannya. Ada sebuah atsar dari sahabat nabi Utsman bin ‘Affan Radiyallahu ‘anhu: “Kalau sekiranya hati kita bersih, tentu tidak akan kenyang (membaca) kitabullah.”

Baca selengkapnya »