Home / Berita / Internasional / Cina Tawarkan Tiga Tahap Penyelesaian Tragedi Rohingya

Cina Tawarkan Tiga Tahap Penyelesaian Tragedi Rohingya

    Muslim Rohingya hendak memakamkan jenazah anaknya yang masih berusia 5 bulan (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Beijing. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Cina, Senin (20/11/2017) menyebutkan, pihaknya telah menawarkan tiga tahap untuk menyelesaikan krisis Rohingya. Dilansir Alkhaleejonline.net, tahapan pertama dimulai dari gencatan senjata, yang juga didukung Myanmar dan Bangladesh.

Sejauh ini lebih dari 600 ribu muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh. Hal ini akibat tindak kekerasan dan pembersihan etnis yang dilakukan militer Myanmar di provinsi Rakhine.

Tragedi Rohingya juga telah menjadi perhatian dan mengundang gelombang dunia internasional.

Sementara itu, melalui laman resminya, Kemenlu menyebut gencatan senjata harus dilanjutkan dengan perundingan untuk penyelesaian yang efektif. Ditambahkan, tahapan terakhir harus berupa upaya untuk mencapai penyelesaian masalah jangka panjang.

Menlu Cina, Wang Yi saat berkunjung ke Myanmar mengatakan, negaranya tragedi tersebut sangat mungkin diatasi selama penyelesaiannya diterima oleh Myanmar dan Bangladesh.

Wang menyatakan, gencatan senjata sudah terwujud, dan yang terpenting saat ini adalah mencegah adanya ledakan tindak kekerasan. Ia juga berharap, semua pihak segera menandatangani sebuah kesepakatan yang berkaitan dengan pemulangan para pengungsi.

Saat konferensi pers dengan Aung San Su Kyi, Wang mengatakan bahwa masyarakat internasional dan badan-badan PBB harus mendukung kedua negara (Myanmar dan Bangladesh, red). “Untuk menciptakan kondisi yang semestinya dan lingkungan yang baik,” imbuhnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Alkhaleej Online

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menurut Sekjen PBB, Ini Akar Masalah Krisis Rohingya