Home / Berita / Internasional / Pertemuan Menlu 9 Negara dan Pejabat Myanmar di New York Bahas Muslim Rohingya

Pertemuan Menlu 9 Negara dan Pejabat Myanmar di New York Bahas Muslim Rohingya

Ilustrasi. (aa.com.tr/ar)

dakwatuna.com – New York. Pertemuan internasional membahas penindasan Muslim Rohingya digelar di New York, Senin (18/09/2017) kemarin. Pertemuan ini digelar di sela-sela Sidang Umum ke-72 Perserikatan Bansa-Bangsa (PBB).

Dilansir dari aa.com.tr/ar, pertemuan dihadiri para Menlu dari Turki, Indonesia, Inggris, Bangladesh, Australia, Kanada, Swedia, Denmar dan Dubes AS untuk PBB. Selain itu, Menlu Myanmar dan Penasihat Keamanan Nasional Myanmar juga tampak hadir.

Boris Johnson, Menlu Inggris mengatakan, “Menlu 9 negara bertemu dengan pejabat tinggi Burma (Myanmar, red). Bertujuan mendorong mereka untuk mengakhiri kekerasan pada rakyat Rohingya dan mempersilahkan bantuan kemanusiaan masuk.”

Kepada wartawan, Johnson menambahkan, “Selain itu juga memastikan akses penuh dan tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan, menyeru penghentian kekerasan. Para peserta juga mendesak Burma untuk melaksanakan rekomendasi Komisi Annan (mantan sekjen PBB, Kofi Annan).”

Johnson melanjutkan, “Tidak diragukan bahwa Burma telah mengalami kemajuan demokrasi beberapa tahun terakhir. Namun, situasi di Rakhine, pelanggaran HAM berat dan kekerasan, merupakan aib bagi reputasi negara.”

“Oleh sebab itulah maka Burma tidak boleh terkejut mendapati dirinya di bawah tekanan internasional dan dalam agenda DK PBB,” tambahnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kepada London, Arab Saudi Jamin Bantuan Kemanusiaan Boleh Masuk ke Yaman