Home / Arsip Kata Kunci: nabi

Arsip Kata Kunci: nabi

Belajar Kokoh dari Nabi Ayyub AS

Ilustrasi. (air-sunyi.tumblr.com)

Begitulah seharusnya seorang muslim yang sejati, ujian dan cobaan itu pasti dan sesuatu yang haq menimpa setiap muslim, karena hakikatnya dunia adalah ranah kefanaan, ranah kenelangsaan dan penuh dengan cambukan yang menyakitkan. Namun kalau kita kokoh seperti Nabi Ayyub AS, memiliki kepercayaan yang tegak dan ajeg mengenai adanya sang Tuhan yang Maha Mengatur semuanya, di atasnya kita malah menjadi tahu dan dapat menuai ibrah berupa hikmah di baliknya. Seorang muslim yang sadar akan keberadaan Tuhannya ibaratnya seperti pohon yang berakar kuat, mau diguncang dan ditiup badai sedahsyat apapun masih tegak berdiri, bahkan semakin tinggi menjulang seiring jalannya masa kehidupan yang perlahan di jejakinya dari waktu ke waktu.

Baca selengkapnya »

Aroma Badan Nabi Yusuf AS, Bounding Antara Ayah dan Anak

Ilustrasi. (cerpendakwah.wordpress.com)

Bounding yang kuat antara ayah dan anak terbentuk dari kedekatan fisik dan emosi ayah dan anak. Interaksi yang intens dan berkualitas inilah yang akhirnya membuat ikatan cinta dan sayang di antara keduanya tidak lekang oleh waktu. Sekalipun jarak memisahkan keduanya berpuluh-puluh ribu kilometer. Kehangatan dan kasih sayang yang dicurahkan kepada seorang ayah kepada anaknya akan memberi dampak positif pada perkembangan sang anak, antara lain anak merasa dicintai, diperhatikan, dipercayai, timbul rasa aman, mendapat dukungan dan lain sebagainya.

Baca selengkapnya »

Belajar dari Kisah Nabi Musa dan Khidir

Ilustrasi. (inet)

Masalah kepemimpinan lebih besar cakupannya daripada masalah kekuasaan, sebagaimana pengaruh lebih luas jangkauannya daripada kekuasaan formal. Seorang pemimpin tidak harus menduduki jabatan tertentu untuk membuktikan kemampuannya dalam mengarahkan orang-orang yang berada di bawah pengaruhnya untuk mencapai tujuan bersama. Sementara, seorang penguasa belum tentu mampu mengendalikan para pengikut yang dikuasainya secara formal. Kepemimpinan berkaitan dengan kualitas diri. Bahkan, seorang Nabi seperti Musa mengalami suatu proses pembelajaran yang panjang sebelum sampai pada puncak kesadaran akan pentingnya mencerna dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang luhur.

Baca selengkapnya »

Antara Perahu Nuh AS dan Perahu Yunus AS

Ilustrasi. (seattlepersianrescue.com)

Perahu Nabi Nuh AS disiapkan untuk lari dari kondisi yang tak kan pernah bisa diubah. “Dan mereka tidak akan melahirkan generasi selain akan terjerumus kepada kemaksiatan dan kekafiran.” Begitu adu Nabi Nuh AS. Maka rasionalisasi "Perahu Nuh" didapat relevansinya pada kisah tersebut. Akan tetapi perahu Nabi Yunus AS malah berbeda. Justru perahu yang dinaiki Nabi Yunus AS malah menjerumuskannya dalam tiga kegelapan: kegelapan lautan, kegelapan perut ikan Paus, dan kegelapan malam. Ini karena inisiatif Nabi Yunus AS lahir dari sikap isti’jal.

Baca selengkapnya »

Wanita dan Jejak Cinta Sang Nabi

Ilustrasi. (fun92.org)

Wahai para gadis, wahai wanita, wahai para ibu, sudahkan kau bershalawat pada Rasul kita? Dengan shalawat yang dipenuhi energi syukur atas jasa-jasanya? Shalawat yang dipenuhi dengan semangat dan cinta meneladani jejaknya dan menghidupkan ajarannya?. Shalawat yang dipenuhi kerinduan untuk berjumpa dengan orang yang paling tulus mencintai kita?

Baca selengkapnya »

Sang Pembawa Risalah

Ilustrsasi (m.google.com)

Tak pantas aku merangkai kata, Tak tahu tentang bagaimana tulusnya asa, Lisan sering merapal namanya, Namun tak cukup raga membuktikan cinta. Siapa yang tak mengenalnya, Lantunan ayat sering kali memapar kisahnya, Manusia mulia yang mentari pun kalah dengan sinar kebaikan yang terpancar dari hatinya, Ucapannya tak lain adalah wahyu, Diamnya pun mengandung makna, Bahkan lupanya bukan karena hatinya alpa, Halnya menjadi rahmat bagi umat dalam menjalani syariat.

Baca selengkapnya »