Home / Drs. Ahmad Yani

Drs. Ahmad Yani

Drs. H. Ahmad Yani adalah Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Dakwah (LPPD) Khairu Ummah, Ketua Majelis Dai Paguyuban Ikhlas, Ketua Redaksiwww.nuansaislam.com dan pengurus Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta. Selain itu juga sebagai anggota Majelis Syura Ikatan Dai Indonesia (IKADI). Aktif berdakwah dengan memberikan ceramah, pelatihan dai dan manajemen masjid di seluruh wilayah Indonesia, pernah juga berdakwah di Eropa dan Jepang serta televisi dan radio. Dakwah tulisan selain melalui website juga menulis di media Islam dan menerbitkan buku yang hingga kini sudah mencapai 27 judul. Semua ini dilakukan atas hasil didikan Almarhum Aba H. Nafsih dan Ibu Hj. Syarifah. Semoga pahalanya mengalir untuk beliau.

Khutbah Idul Fitri 1438 H: Kunci Kemuliaan Umat Islam

Ada tiga kunci kemuliaan bagi kaum muslimin yang harus selalu dimiliki dan dipertahankan. Karenanya, pada kesempatan yang mulia ini, amat penting untuk kita kaji bersama. Pertama adalah Bertakwa Kepada Allah swt, ini merupakan kunci kemuliaan manusia. Kedua yang merupakan kunci kemuliaan umat Islam adalah menjalin hubungan yang baik dengan sesama muslim. Ketiga adalah Taat Kepada Allah dan Rasul.

Baca selengkapnya »

Khutbah Jum’at: Di Bawah Naungan Al-Quran

Ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari hidup di bawah naungan Al-Quran. Sekurang-kurangnya, kita bisa menyimpulkannya menjadi tiga. Pertama, kehidupan kita menjadi terbimbing. Hal ini karena meskipun manusia memiliki akal pikiran yang cerdas, tapi tidak menjamin baginya memiliki kemampuan membedakan antara yang haq dengan yang bathil atau yang benar dan yang salah, padahal kemampuan membedakan antara yang haq dengan yang bathil merupakan sesuatu yang amat penting menuju kehidupan yang baik.

Baca selengkapnya »

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Menguatkan Empat Komitmen

Sedih dan gembira merupakan dua perasaan yang menyatu pada diri kita hari ini. Sedih karena Ramadhan terasa cepat berlalu, padahal momentumnya belum kita maksimalkan untuk mengokohkan ketaqwaan pribadi, keluarga dan masyarakat. Meski begitu, kita juga gembira karena semoga dengan berakhirnya Ramadhan kita dapat kembali menjadi insan yang suci dari segala noda dan dosa. Setelah Ramadhan berakhir, di antara yang harus kita lakukan adalah memperkuat dan membuktikan komitmen kita terhadap empat hal yang amat penting dalam kehidupan pribadi, keluarga dan kemasyarakatan.

Baca selengkapnya »
Organization