Home / Arsip Kata Kunci: hati

Arsip Kata Kunci: hati

Apa yang Harus Saya Lalukan? Orang Tua Selalu Ribut

Ibu sering sekali marah kepada saya, meluapkan kemarahannya. Bapak kerja sebagai penjual burung. Akhir-akhir ini burung bapak mati karena stres. Jujur saya kesal dengan tingkah laku ibu. Saya sudah dewasa, bisa ke mana saja saya mau. Akan tetapi saya memikirkan adik-adik saya yang masih kecil. Ibu selalu merasa benar. Saya tidak ingin ikut campur, tapi ibu selalu mencampurkan saya dalam masalahnya. Apa tindakan yang harus saya lakukan?

Baca selengkapnya »

Guru yang Berhati Guru

Buku ini bukan hanya sekedar memaparkan informasi biasa, namun dikaitkan dengan ayat-ayat Al-Quran di dalamnya serta kisah-kisah yang berhubungan dengan materi. Najib Sulhan dalam menulis buku ini menggali Al-Quran sebagai dasar penulisan. Adanya gagasan baru menarik untuk dijadikan referensi oleh guru-guru Indonesia. Namun judul guru yang berhati guru ini tidak kita temukan dalam bab pembahasan maupun sub bab bahasan, saya menilai penulis membuat judul yang menarik sehingga membuat orang lain penasaran terhadap isi tulisan buku ini. Buku ini ditutup sedikit ulasan dari guru besar fakultas kedokteran UNAIR selaku ketua umum masyarakat Neurosain Indonesia.

Baca selengkapnya »

Ayah Sang Kesatria Hati

Untuk menyambung hidup anak-anak dan istrinya ia bekerja keras siang malam, melimpahkan segenap tenaga dan pikirannya untuk mereguk secuil nafkah. Moral dan lelaku anak-anaknya adalah berkat didikannya, juga tiap deras peluhnya yang berjuang menyekolahkan anak-anaknya sampai jenjang tertinggi.

Baca selengkapnya »

Sebutir Noda di Hati

Sungguh, hati yang selalu terselimuti dengan keimanan senantiasa menghasilkan kejernihan pikiran dan akan terhindar dari butiran noda yang menyelimuti. Hati manusia itu diumpamakan sehelai kertas putih yang bersih, ketika dia berbuat dosa munculah sebuah bintik hitam pada kertas itu. Ketika ia beristighfar dan mengerjakan shalat, bintik hitam itupun hilang. Demikian seterusnya hati akan tetap bersih selama ia tetap beristighfar dan mendirikan shalat. Jika ia tidak pernah beristighfar dan mendirikan shalat maka hati itu akan dipenuhi bintik hitam yang pada akhirnya akan menutupi seluruh hatinya menjadi hitam legam penuh kegelapan. “Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan dirinya dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.” (QS. Al A’laa : 14-15)

Baca selengkapnya »

Keikhlasan dan Kerendahan Hati Ibu

Ketika aku, kakak dan adikku sakit, ibu tidak pernah mengeluhkan dan lelah merawat, ia selalu memberikan perhatian yang lebih untuk membuat anaknya bahagia. Terlihat jelas di wajahnya, ketika ia tidak ingin terlihat begitu memikirkannya. Pada saat kakakku kecil ia mengidap Demam Berdarah yang sangat parah, bisa dibilang saat itu kondisi kakakku sudah sangat kritis hingga muntah yang dikeluarkan adalah darah. Namun, Ibu tetap berjuang menyemangati kakakku agar bisa bertahan hingga pulih kembali. Aku bisa melihat betapa khawatir ibuku pada saat melihat kondisi kakakku dengan wajah biru pucat, tetapi ia tidak pernah memperlihatkan betapa kekhawatiran seorang ibu terhadapnya, hanya karena tidak ingin melihat kakakku semakin hari semakin menurun.

Baca selengkapnya »

Pesona Selfie dan Hati

Hati-hati selfie bila tak ingin sakit hati. Maksud hati mempublikasi keceriaan, justru malah bisa menjadi strategi setan menjerumuskan. Membutakan hati untuk mencintai lawan jenis yang belum pantas dicintai. Terjebak dalam rekayasa cinta yang penuh dengan dusta karena di buat makhluk pendusta sepanjang masa yakni setan.

Baca selengkapnya »

Surat dari Seseorang yang Salah Meletakkan Cinta pada Sebuah Hati

Aku terus membaca apa-apa yang kamu baca Bukan untuk menarik perhatianmu atau membuatmu berbalik kagum Tetapi, setidaknya saat semua usaha salahku ini tak berhasil dan saat aku benar-benar sadar betapa salahnya semua ini Aku masih punya buku-buku yang akan menggantikan kesedihanku dengan ilmu Aku akan tetap membaca banyak buku-buku kendati di saat itu rasa kehilangan akan tetap bertamu Maaf, aku lancang menyebutnya sebagai rasa kehilangan padahal sejatinya bahkan diri kita ini bukanlah milik kita sendiri

Baca selengkapnya »

Jeritan Hati Aktivis Dakwah

Kami hanyalah barisan Aktivis Dakwah, Kami hanyalah orang yang diberikan amanah oleh-Nya untuk berada di jalan dakwah, Kami di sini bukan berarti kami sudah shalih shalihah, Kami di sini karena kami ingin berusaha menjadi shalih dan shalihah, Kami hanya ingin berjalan dan berjuang dalam Ukhuwah, Ukhuwah Islamiyah dalam jihad Fi sabilillah.

Baca selengkapnya »