Home / Arsip Kata Kunci: hati

Arsip Kata Kunci: hati

Ayah Sang Kesatria Hati

Ilustrasi. (inet)

Untuk menyambung hidup anak-anak dan istrinya ia bekerja keras siang malam, melimpahkan segenap tenaga dan pikirannya untuk mereguk secuil nafkah. Moral dan lelaku anak-anaknya adalah berkat didikannya, juga tiap deras peluhnya yang berjuang menyekolahkan anak-anaknya sampai jenjang tertinggi.

Baca selengkapnya »

Sebutir Noda di Hati

Ilustrasi (inet)

Sungguh, hati yang selalu terselimuti dengan keimanan senantiasa menghasilkan kejernihan pikiran dan akan terhindar dari butiran noda yang menyelimuti. Hati manusia itu diumpamakan sehelai kertas putih yang bersih, ketika dia berbuat dosa munculah sebuah bintik hitam pada kertas itu. Ketika ia beristighfar dan mengerjakan shalat, bintik hitam itupun hilang. Demikian seterusnya hati akan tetap bersih selama ia tetap beristighfar dan mendirikan shalat. Jika ia tidak pernah beristighfar dan mendirikan shalat maka hati itu akan dipenuhi bintik hitam yang pada akhirnya akan menutupi seluruh hatinya menjadi hitam legam penuh kegelapan. “Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan dirinya dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.” (QS. Al A’laa : 14-15)

Baca selengkapnya »

Keikhlasan dan Kerendahan Hati Ibu

Ilustrasi. (inet)

Ketika aku, kakak dan adikku sakit, ibu tidak pernah mengeluhkan dan lelah merawat, ia selalu memberikan perhatian yang lebih untuk membuat anaknya bahagia. Terlihat jelas di wajahnya, ketika ia tidak ingin terlihat begitu memikirkannya. Pada saat kakakku kecil ia mengidap Demam Berdarah yang sangat parah, bisa dibilang saat itu kondisi kakakku sudah sangat kritis hingga muntah yang dikeluarkan adalah darah. Namun, Ibu tetap berjuang menyemangati kakakku agar bisa bertahan hingga pulih kembali. Aku bisa melihat betapa khawatir ibuku pada saat melihat kondisi kakakku dengan wajah biru pucat, tetapi ia tidak pernah memperlihatkan betapa kekhawatiran seorang ibu terhadapnya, hanya karena tidak ingin melihat kakakku semakin hari semakin menurun.

Baca selengkapnya »

Pesona Selfie dan Hati

Ilustrasi. (freepik.com)

Hati-hati selfie bila tak ingin sakit hati. Maksud hati mempublikasi keceriaan, justru malah bisa menjadi strategi setan menjerumuskan. Membutakan hati untuk mencintai lawan jenis yang belum pantas dicintai. Terjebak dalam rekayasa cinta yang penuh dengan dusta karena di buat makhluk pendusta sepanjang masa yakni setan.

Baca selengkapnya »

Surat dari Seseorang yang Salah Meletakkan Cinta pada Sebuah Hati

Ilustrasi. (plus.google.com)

Aku terus membaca apa-apa yang kamu baca Bukan untuk menarik perhatianmu atau membuatmu berbalik kagum Tetapi, setidaknya saat semua usaha salahku ini tak berhasil dan saat aku benar-benar sadar betapa salahnya semua ini Aku masih punya buku-buku yang akan menggantikan kesedihanku dengan ilmu Aku akan tetap membaca banyak buku-buku kendati di saat itu rasa kehilangan akan tetap bertamu Maaf, aku lancang menyebutnya sebagai rasa kehilangan padahal sejatinya bahkan diri kita ini bukanlah milik kita sendiri

Baca selengkapnya »

Jeritan Hati Aktivis Dakwah

Ilustrasi. (presbydestrian.wordpress.com)

Kami hanyalah barisan Aktivis Dakwah, Kami hanyalah orang yang diberikan amanah oleh-Nya untuk berada di jalan dakwah, Kami di sini bukan berarti kami sudah shalih shalihah, Kami di sini karena kami ingin berusaha menjadi shalih dan shalihah, Kami hanya ingin berjalan dan berjuang dalam Ukhuwah, Ukhuwah Islamiyah dalam jihad Fi sabilillah.

Baca selengkapnya »

Benarkah Hati ini Mencintainya?

Ilustrasi. (anggawakurnia.blogspot.com)

Kini, mari kita tanyakan pada hati kita. Benarkah kita mencintai ayah dan ibu kita? Kita ingat kembali apa yang telah kita lakukan selama ini. Jangan-jangan cinta kita itu hanyalah cinta semu yang penuh dengan kedustaan. Jangan-jangan selama ini kita justru mencelakakan masa depan ayah dan ibu kita kelak di akhirat. Jangan-jangan kita tak adil membalas cinta ayah dan ibu kita selama ini.

Baca selengkapnya »

Mujalasah Ash-Shalihin

Ilustrasi (nurlienda.wordpress.com)

Berada dalam barisan, lingkaran, dan lingkungan orang yang shalih memberikan kenikmatan yang tidak hanya dirasakan di dunia tetapi berlanjut hingga ke surga. Itulah mengapa berkumpul dengan orang yang shalih mampu menjadi obat hati dan penawar lelah. Jangan hanya sibuk mencari tetapi juga menjadi. Tidak hanya mencari teman yang shalih tetapi juga berusaha untuk menyalihkan diri. Selamat bergabung dengan orang-orang yang shalih, yang akan menguatkan ketika iman kita kendur, yang menentramkan jiwa, yang akan menemani langkah kita di bumi dan menjadi sahabat sejati di surga abadi

Baca selengkapnya »