Home / Narasi Islam / Artikel Lepas

Artikel Lepas

Laila Majnun dan Lailatul Qadr

Ilustrasi. (buzzerg.com)

Qais bin Mulawwah, si Gila dalam epik "Laila Majnun", tak kunjung berhasil melupakan Laila walaupun jodoh tak mempertemukan mereka. Maklumlah, Laila telah dipersunting laki-laki lain atas perintah orang tuanya. Semakin hari, Qais pun makin rapuh. Namun, cintanya tak pernah pudar. Maka, ketika mendengar kabar Laila sakit, Qais ikut merasakannya.

Baca selengkapnya »

Manusia Mengembara

Ilustrasi. (Foto: footage.shutterstock.com)

Suatu hari, Rasulullah SAW memegang pundak Abdullah bin Umar. Beliau kemudian berpesan, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau pengembara”. Rupanya, putra Umar bin Khattab itu sangat terkesan dengan ucapan singkat Rasulullah hingga dia berkata, antara lain, “jaga nikmat hidupmu sebelum ajal menjemputmu”.

Baca selengkapnya »

Bu, Aku Menyayangimu

Ilustrasi. (islamicartdb.com)

Jatuh bangun sudah ibu rasakan, getirnya hidup sudah tak asing lagi. Aku mulai bangkit dari keterpurukan. Kini aku hanya mempunyai satu satunya malaikat cantik yang akan aku bahagiakan. “Mungkin kini tugasku sudah selesai, aku kini hanya memasrahkan sisa hidupku untuk Penciptaku dan menyerahkan sisa hidupku untuk dua permataku,” lirih doa ibu di ujung malam ketika ia mengadu pada Sang Maha Kuasa. Aku yakin ibu adalah perempuan yang kuat. Semangat ibu, aku menyanyangimu!

Baca selengkapnya »

Kolaborasi Perjuangan

Ilustrasi (nurlienda.wordpress.com)

DR. Halim Mahmud menuliskan dalam karyanya yang berjudul Fiqh Al-Ukhuwah fi Al-Islami, “Orang-orang yang berukhuwah dalam Islam harus saling mengokohkan kekuatan satu sama lain dalam skala dunia Islam dengan melakukan perencanaan, koordinasi, dan segala persiapan yang mesti dilakukan. Kemenangan itu tidak lain hanyalah dari sisi Allah. Dia akan menolong dan memenangkan siapa saja yang di kehendaki-Nya. Dia Maha Perkasa lagi Penyayang”

Baca selengkapnya »

Kala Ibu Terlelap

Tidur yang baik dan menyehatkan ala Rasulullah, SAW (ilustrasi) - heruno.me)

Malam datang, Ibu tidur lelap di sampingku, menemaniku hingga pagi hari. Takut aku terlambat sholat subuh katanya. Namun, saat tengah malam aku terbangun, seketika aku menatapnya tertidur. “Ya Allah, betapa indah titipan-Mu, aku tak sanggup menatapnya, aku ingat dosa-dosaku pada Ibu, ketika aku membantahnya, itu berarti aku telah membantah-Mu,” ucapku dalam hati.

Baca selengkapnya »

Menaklukkan Sang Kombet (Aidil)

Ilustrasi. (Shalipp S Geolfano)

Keesokan harinya semacam aku tak percaya. Tugas yang aku berikan diselesaikannya dengan baik. Tak hanya menyelesaikan tugasnya, semua tulisan materi kemarin di ulang tulisnya dua kali dan ditambah materi penjumlahan dari ibunya. Aku tunaikan janjiku kepadanya, nilai 100 untuk tugas dariku dan menambahkan nilai 100 untuk tugas dari ibunya. Hari itu ku lihat reka senyum polosnya mendapat nilai 100. Betapa bahagianya Aidil saat itu. Tak pernah ku melihat dia sebahagia itu sebelumnya. Wajarlah bila iya sangat bahagia, jangankan dapat nilai 100, mendapat nilaipun sangat jarang karena tak pernah menulis. Perlakuan yang sama aku lakukan bagi siswa siswi lainnya yang mempunyai kendala seperti Aidil.

Baca selengkapnya »

Amanah Yang Harus Ditunaikan

Ilustrasi (Sumber: http://portalintelektualjpans.blogspot.com)

Manusia yang sudah diamanahkan untuk menjadi khalifah di bumi pun lupa dan lalai atas amanahnya. Bumi yang seharusnya dirawat, dilestarikan, justru dirusak oleh tangan-tangan manusia sendiri. Ketika diamanahkan sebuah tanggung jawab, justru tanggung jawab itu digunakannya dengan semena-mena. Untuk hal-hal sepele pun, amanah begitu sulit ditunaikan. Diberi titipan uang, dengan mudahnya dikorupsi. Diberi amanah sebuah jabatan, diselewengkan. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.

Baca selengkapnya »

Bila Esok Meninggal

Meninggal (ilustrasi).  (aktualpost.com)

Kematian tidak pernah memandang status sosial, tidak pernah memandang umur, tidak akan memandang ras atau apapun. Kematian hakikatnya dapat mengenai siapa saja yang telah Allah tetapkan, bagi yang kaya raya atau yang jelata, pengemis hingga orang-orang terhormat, laki-laki maupun perempuan semua jiwa pasti dekat dengan kematian. Allah telah memberi masing-masing dari kita jatah waktu untuk mengumpulkan perbekalan, sedangkan jatah umur itu tiap hari terus-menerus berkurang, lalu apa saja yang telah kita lakukan selama ini? Sudahkah kita lakukan sesuatu yang berguna, yang paling tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri?

Baca selengkapnya »

Bapak, Polisi Dalam Keluarga

Ilustrasi. (ist)

Orang-orang tersebut tidak pernah tau bagaimana perjuangan seorang Polisi yang ingin melindungi orang banyak hingga mempersekiankan keluarganya. Seorang Polisi rela pergi pagi pulang malam dan bahkan tidak pulang hanya untuk menuntaskan kasus-kasus yang membahayakan umat manusia. Tidak peduli sedang sakit atau sehat, seorang Polisi tetaplah harus menjalankan tugasnya dengan baik.

Baca selengkapnya »