Home / Narasi Islam / Artikel Lepas

Artikel Lepas

Ujian yang Datang Beruntun Tanpa Henti, Mungkinkah Azab?

Ketika yang datang adalah ujian, maka tak lama setelah itu akan datang kemudahan atau nikmat yang tak terduga. Ketika kita berhasil menyelesaikan ujian tersebut, Allah akan menaikkan derajat kita dan memberikan balasan atas keberhasilan kita melewati ujian tersebut. Akan tetapi, bila yang datang adalah azab, maka pertolongan itu tidak akan pernah datang. Bahkan terus menerus datang kesulitan tanpa henti dan membuat kita semakin terpuruk. Naudzubillah. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa diberi rahmat dan diberikan ujian sebagai tanda kasih sayang Allah atas hamba-hambaNya. Aamiin..

Baca selengkapnya »

Cara Menghafal Al-Quran di Karantina/Super Manzil

Langkah pertama adalah menargetkan jumlah hafalan yang akan dicapai dalam bilangan hari. Contoh, saya mengikuti karantina dalam 40 hari dan menuntaskan hafalan dalam waktu 20 hari. Jadi target yang dituliskan jangan tanggung – tanggung, langsung saja 30 Juz. Azzamkan kepada diri sendiri untuk menghafal 1 Juz sehari. Ukuran setoran adalah sekali duduk minimal dan maksimal harus tepat 1 halaman, jangan melebihi satu halaman karena akan menguras pikiran dan stamina, setorkanlah 1 halaman setiap kali duduk. 1 halaman insya Allah bisa diselesaikan dalam 20 menit jika point pertama dan kedua diterapkan secara optimal.

Baca selengkapnya »

Teladan Karakter 2 Sahabat dan Filosofi Buah

Perumapamaan sikap dan karakter beliau ini adalah seperti buah durian, keras diluarnya dan harum serta manis lalu nikmat untuk dimakan isinya (bagi yang suka). Sungguh karakter seperti inilah yang harus dimiliki serta ditanamkan dalam anak. Tegas dan keras dalam hal dengan maksud yang baik, dan menjadi penyayang ketika seseorang membutuhkan. Mungkin sudah banyak dari kita yang tahu bagaimana sifat serta karakter beliau melalui kisah para Amirul Mukminin, maupun dari film-film yang menjadi gambaran bagaimana sifat dan karakter beliau.

Baca selengkapnya »

Apakah Maksud di Balik Keberagaman Ciptaan Allah SWT?

Pelajaran yang paling berharga ketika kita mentadaburi tentang penciptaan Allah adalah kita menyadari betapa tidak ada apa-apanya kita. Walaupun kita sebagai manusia adalah mahluk yang paling sempurna diantara mahluk yang lainnya, namun masih ada ciptaan lain yang lebih sempurna dan lebih sempurna lagi, dan pada akhirnya kita menyadari bahwa hanya Allahlah yang maha sempurna dan berkuasa atas segala sesuatu tanpa ada yang bisa menandingi kebesaran dan kekuasaannya.

Baca selengkapnya »

Kecenderungan yang Menggelora

Ingatkah tentang kisah Istri Al-Aziz (Zulaikha) yang terlalu cenderung kepada Yusuf sampai-sampai membuatnya tidak mampu mengontrol diri? Pun begitu dengan semua wanita kota yang memotong jari jemari mereka saat mereka melihat ketampanan yang melekat pada Yusuf. Istri Al-Aziz cenderung kepada Yusuf begitupun dengan Yusuf (Q.S Yusuf : 24) Perhatikan ayat diatas, ternyata Yusuf juga memiliki kecenderungan kepada Zulaikha, namun beliau memiliki self control yang sangat kuat . Maka jika seandainya Yusuf Mencintai keindahan zahir lebih besar dari keindahan batin ia akan dengan mudah tergoda. Kecintaan yang menggelora kepada keindahan batin akan melahirkan kecintaan kepada Khaliq, sementara kecintaan yang menggelora kepada keindahan zahir akan melahirkan kecintaan yang berlebih kepada makhluk. Maka marilah, marilah kita berbenah, karena setiap perbuatan akan dipertanggung jawabkan walaupun sebesar zarrah. Seperti yang dikatakan seorang pujangga dalam syairnya : Sesungguhnya dosa dibalas siksa, seperti nyawa dibalas nyawa.

Baca selengkapnya »

Narasi Optimisme Kaum Muslimin

“Kemenangan milik Islam adalah sebuah kepastian. Namun apakah kita menjadi bagian dari perjalanan kemenangan itu adalah sebuah pilihan.” Wahai Saudaraku, sungguh kemenangan dan kejayaan agama ini dibangun di atas keyakinan total atas pertolongan Allah, bukan di atas jumlah. Jangan pernah ragu dengan janjinya. Lakukan sesuatu untuk memuliakan Agamamu sejauh yang kau mampu!

Baca selengkapnya »

Jangan Jadi Pemuda Tanpa Narasi!

Pemuda tanpa narasi adalah ide pokok dari sebuah gagasan singkat ini, bahwa keberadaan mereka hanya akan memperlambat gerbong bangsa ini berjalan menuju tujuan luhurnya, bahwa setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia Tahun 1945, perjuangan akan terus berlanjut, perjuangan akan terus ada, para pejuangnya juga akan terus ada, dan pemuda tanpa narasi belum terlambat untuk segera berbenah diri lalu mengambil satu narasi dan ikut pula berjuang bersama para pejuang sejati. Pemuda tanpa narasi tak peka membaca keadaan, mereka juga tak terlalu berminat untuk membaca sejarah para pendahulunya, tak pula membaca sejarah tentang peradaban dunia, padahal begitu pentingnya mempelajari sejarah yang ada, untuk mengambil pelajaran, untuk mengambil bekal, untuk memetik nilai-nilai perjuangan dimasa kini dan masa yang akan datang.

Baca selengkapnya »

Cahaya itu Benar Adanya

Maka saudaraku, berusahalah terus menerus tuk meningkatkan kadar keimanan. Agar tentram hati ini dalam keadaan apapun. Jangan patah semangat ketika ujian melanda, karna dalam firmannya QS Al-Insyirah: 6 “Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan”. Percayalah, bahwa cahaya-Nya kan menuntun kita dari kesulitan menuju kepada kemudahan. Dan yakinilah, bahwa Cahaya itu benar adanya pada diri insan yang beriman.

Baca selengkapnya »
Organization