Home / Narasi Islam / Artikel Lepas

Artikel Lepas

Islam Bukan Teroris, Islam Musuh Teroris

teroris

Kepada saudara-saudara saya sesama Muslim. Dengarlah saya; bila saudara menemukan orang yang berkomentar buruk tentang Islam, seperti menuduh agama Islam itu agama terorisme dan kekerasan, mintalah pada orang itu untuk benar-benar mempelajari Islam, baru berkomentar. Tuntun dia untuk mempelajari Islam terfokus pada Islam itu sendiri, bukan mempelajari Islam hanya dengan memperhatikan orang-orangnya. Sebab yang sempurna itu adalah Islam, bukan Muslim. Karena kita adalah manusia, tak pantas kita mengaku suci.

Baca selengkapnya »

Penanaman Nilai-Nilai Keislaman di Pesantren

Islamic School (Ilustrasi)

Islam merupakan agama yang diridhoi Allah SWT. Sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslim untuk mempelajari keislaman secara syaamil (menyeluruh), kamil (sempurna) dan mutakamil (penyempurna agama-agama samawi sebelumnya). Pesantren merupakan sarana pembelajaran Islam dalam memenuhi 3 unsur di atas. Nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren merupakan nilai-nilai keislaman yang kaffah. Di pesantren, yang diutamakan adalah keshahihan dan menyingkirkan unsur kekhilafiyyahan. Manusia diberikan dua sifat yang saling bertolak belakang, yaitu sifat ketaqwaan dan sifat kefujuran. Sesuai dengan firman-Nya dalam Q.S. Asy-Syams : 8 yang artinya,” maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya”

Baca selengkapnya »

Merah Putih Berkibar di Tanah Ciherang

(Foto: Heriyanto Heriyanto)

MI Ciherang menjadi satu-satunya sekolah yang tidak meliburkan siswanya pada saat perayaan HUT RI ke 70, hampir semua sekolah yang berada di wilayah kecamatan Cibaliung baik swasta maupun negeri siswanya diliburkan, bahkan seminggu sebelum hari perayaan hari Ulang Tahun RI ke 70 sekolah-sekolah yang berada di wilayah cibaliung dan beberapa kecamatan lainnya sudah meliburkan siswanya.

Baca selengkapnya »

Sukses Investasi Dunia Akhirat

Ilustrasi (inet)

Kesuksesan tidak hanya dinilai dari banyaknya harta. Kalau kata Jamil Azzaini: “Sukses itu yang 4ta-nya tinggi. Harta, tahta, kata dan cinta. Setelah 4ta sudah diperoleh maka jangan dipegang sendiri. Jadikan 4ta itu sumber manfaat untuk orang lain. Itulah sukses mulia.” Oleh karenanya, lahir dari keluarga sederhana atau miskin bukanlah kepastian untuk tidak memperoleh hak kesuksesan. Karena hakikat kesuksesan itu akan diperoleh setelah adanya doa dan ikhtiar, bukan kita dilahirkan dari keluarga kaya atau miskin.

Baca selengkapnya »

Ridhamu untuk Kelangsungan Hidupku

ibu-dan-anak-bermain-uang

Ibu, kuucapkan terima kasih atas semua kasih sayang yang kau berikan, atas semua waktu dan jerih payah yang terkuras untukku, ingin kusampaikan bahwa aku sangat menyayangimu, maafkan bila diri ini kerap membuatmu kesal dan maafkan bibir ini yang terkadang malu mengungkapkan rasa sayangku kepadamu. Terima kasih bu, bukan harta atau rumah yang kuingin darimu melainkan doa dan ridhamu untuk kelangsungan hidupku.

Baca selengkapnya »

Rumus Alquran, Penjelajahan dan Observasi

llustrasi. (bestonlinequranlearning.com)

Di balik peristiwa kekalahan Soviet, kita mesti belajar sesuatu dan mengambil hikmah; bahwa kekuasaan diktator tak sentosa untuk membangun peradaban, bahwa jika mafia punya kuasa, rusaklah tatanan. Di balik kekalahan Amerika di Vietnam kita hendaknya belajar; bahwa barangsiapa yang lebih ahli dalam geografi medan perang, sekalipun jumlahnya lebih sedikit, maka merekalah yang paling dominan memenangkan pertempuran. Di balik peristiwa jatuhnya ekonomi Yunani pula, Allah sejatinya menyuruh kita belajar; bahwa sistem kapitalisme sedang di ujung tanduk, dunia sedang berubah, dan masa depan memihak pada Umat Islam.

Baca selengkapnya »

Tak Ada yang Tahu

jangan-bersedih-allah-bersama-kita

Karena kita manusia. Kita tak tahu. Karena kita manusia. Kita memiliki nafsu. Karena kita manusia. Kita selalu ragu. Tapi Allah tahu semua itu, Allah Maha tahu, ilmu Allah meliputi segalanya. Allah mengatur segalanya. Allah tempat kita kembali, Allah tujuan terbaik, Allah teman terindah, Allah Segalanya.

Baca selengkapnya »

Membantu Pendidikan di Perbatasan

Ilustrasi. (Dena Fadillah)

Pendidikan di Perbatasan juga menjadi topik hangat di pemerintah pusat. Bahkan banyak sarjana-sarjana muda yang sengaja di rekrut untk menjadi seorang relawan guru untuk mengajar di perbatasan. Beberapa program yang sudah rutin mengirimkan sarjana muda dan dilaksanakan setiap tahunnya, antara lain SM3T (Sarjana Mendidik daerah Terdepan, Terluar dan Terdalam) dari Kemendikbud, Indonesia Mengajar dari Pak Anis Baswedan dan Sekolah Guru Indonesia dari Yayasan Dompet Dhuafa. Banyak program-program yang diamanahkan kepada relawan-relawan tersebut. Tentunya dengan tujuan untuk membantu pendidikan di perbatasan.

Baca selengkapnya »