Home / Pemuda / Cerpen

Cerpen

Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif.

Saya, Tersesat di Jalan yang Benar

Ilustrasi. (titantitin.wordpress.com)

Jadi ingat masa dulu, saya keukeuh buat sekolah ke negeri tapi nyata nya saya masuk pesantren. Dan dari sana lah perjuangan saya yang sesungguh nya. Saya bisa menemukan diri saya yang sesungguh nya. Meski dulu saya selalu buat kecewa orang tua, tapi saya selalu nitip pesan sama si amat untuk selalu saying sama orang tua dan jangan buat orang tua itu nangis karena kita. Benar, saya sangat sangat menyesal dulu telah mengikuti keinginan yang tanpa jelas arah dan tujuannya. Tanpa saya memperhatikan orang-orang di sekitar saya yang benar-benar mencintai dan selalu mensupport saya dari belakang. Mulai dari mamah, bapak, teteh dan semua pihak pesantren yang telah membuat saya mampu berkontribusi pada masyarakat. Memberikan sedikit ilmu yang saya dapat kan dan saya syiarkan di kalangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca selengkapnya »

Geliat Cinta Pejuang

Ilustrasi. (inet)

Satu tahun lima bulan masa karantina di bawah asuhan Sholeh, sosok Yasin tumbuh semakin matang. Bersama Ahmad, kawan seperjuangannya, ia hibahkan diri di jalan Illahi. Usianya memang masih terhitung belia, 15 tahun, tapi semangat juang yang dilengkapi dengan pemahaman dan pengaplikasian dien yang baik membuat Yasin semakin bersinar.

Baca selengkapnya »

Aku tak Pantas

Siluet Wanita (www.gopixpic.com)

“Ina mungkin berpikiran bahwa Himawan adalah lelaki yang sempurna, perjalanan dakwahnya yang begitu lancar tanpa kendala, berhak mendapatkan wanita yang sama dengan Himawan. Namun Ina tak menyadari, sifat lembut, bertanggung jawab terhadap keluarga, penyayang terhadap makhluk Allah, kesabaran Ina menghadapi masalah, menjadi ketertarikan sendiri bagi Himawan. Bukankah Ina bilang bahwa Himawan pantas mendapatkan yang terbaik, dan yang terbaik bagi Himawan adalah Ina!” teringat kata Mas Ilham menjelaskan.

Baca selengkapnya »

Pejuang Seberang

Ilustrasi (inet)

“Itulah bedanya agama kita. Agamaku mengatur segala hal yang berkaitan dengan hidup manusia mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Kamu tahu, dalam agama kami, kami pun diajarkan bagaimana caranya cebok, hehe. Jadi bagaimana mungkin tidak ada aturannya untuk suatu hal yang penting seperti ini. Jika muslim sampai salah dalam hal ini, ini akan menjadi kesalahan kolektif, dosa kolektif. Kami semua bisa kecipratan dosa bila tidak turun memperingatkan.”

Baca selengkapnya »

Perempuan di Kereta

Ilustrasi - Perempuan berkerudung. (flickr.com / Zarfique Blindgraphique)

Aku bergeming, kemudian dia melanjutkan ceritanya. Dia asli Jakarta dan juga sedang kuliah S2 di salah universitas negeri di Jakarta, datang ke Bandung untuk menemui seseorang yang katanya penting baginya. Sebut saja nama perempuan ini Chelsy dan seseorang yang penting baginya itu bernama Angga. Chelsy dan Angga dulunya satu kampus dan satu kelas ketika masih kuliah S1 di Jakarta. Sejak semester dua, mereka berkomitmen untuk menjalin hubungan yang menurut mereka lebih serius dan hubungan itu berlanjut hingga kejadian yang terjadi beberapa jam lalu mengakhiri semua yang pernah mereka rajut.

Baca selengkapnya »

Rindu si Penguntit Cilik

Ilustrasi. (lovelydeen.tumblr.com / Yesjie)

Putri sangat menikmati saat-saat dia mengumpulkan asam bersama Dila. Namun tak jarang sifat usilnya tak bisa di tahan. Apalagi kalau melihat sarang tawon yang suka menempel di batang asam, meski takut dia tetap berusaha mencari cara untuk merusaknya. Melempar dengan batu atau menjuluknya dengan galah, hingga tiba saatnya Putri benar-benar tobat, berhenti mengganggu sarang tawon.

Baca selengkapnya »

Terlahir Kembali

Ilustrasi (inet)

Yunita masih di tempat tidur, terus memikirkan mimpinya. Apakah itu efek dari buku filsafat yang ia baca semalam dengan terus memaksakan diri? Akhirnya ia jadi memimpikan para filsuf yang saling berdebat mencoba memecahkan masalah pribadinya. Tapi para filsuf mimpi tetap tak bisa memberikan solusi apapun. Tak satu suarapun yang bermakna, semuanya hanya seperti dengung lebah yang terpantul dari dinding ruangan luas itu.

Baca selengkapnya »

Hari Terakhir Bersama Ayah

Ilustrasi. (wikimedia.org)

Kamis pagi yang kelabu, diikuti rintik demi rintik air yang jatuh dari langit. Tak ada aktivitas yang terlihat, semua bersembunyi di balik selimut hangat. Chika, gadis SMA yang mulai menapaki dunia remaja, mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah. Namun, apa daya ketika cuaca tidak mendukung sepenuhnya. “Chik, kenapa kamu melamun di jendela?”, kata Ibu.

Baca selengkapnya »

Kisah Si Gadis Es dan Mentoring

Ilustrasi. (spinning-stars.deviantart.com)

Saat anak-anak lain sibuk ikut bimbel sana-sini, mereka meneguhkan hati untuk tetap mentoring dan melanjutkan hafalan Qur’annya. Dan skenario indah-Nya kembali menyapa mereka. Kini mereka tengah berjuang di belahan bumi berbeda, di Perguruan Tinggi Negeri impian masing-masing setelah sebelumnya lulus tanpa tes masuk! Mereka yakin itulah bukti janji Allah.

Baca selengkapnya »

Hidayah dari Ujian

Ilustrasi (grandstrandvacations.com)

Di sanalah titik balik hidupku, keluargaku. Kami perlahan bertaubat, mendekatkan diri pada Allah, memahami kembali ilmu agama. Kami bukan hanya tak ingin lagi kejadian sama terulang, tetapi lebih takut jika sama sekali dibiarkan Allah dalam kesesatan sampai akhir.

Baca selengkapnya »
Organization