Home / Pemuda / Cerpen

Cerpen

Berdiri Bersamamu

Ilustrasi. (pinterest.com)

“Tidak ibu. Engkau adalah orang yang ku hormati dari dulu. Diriku ini adalah milikmu. Pantaskah aku melakukannya?” Ibunya terus mengelus kepalanya. “Seberapa menawan wanita itu tapi ia tak bisa menghormati ibu maka kecantikannya itu akan luluh. Tak ada tempat di hatiku buat dia lagi. Ia tak menghormati ibu sama saja tidak menghormatiku sebagai calon suaminya.”

Baca selengkapnya »

Kami Saudaramu Juga

Ilustrasi. (vivirconemociones.blogspot.co.id)

Tidak ada jawaban, Andi juga segera berlalu menuju dek tempat tidurnya, di dek lima, di dek dengan kasur matras lima berjajar, dengan tempat sampah yang tersebar setiap jarak lima meter, berganti baju untuk shalat Andi bersiap. Di samping kanan dan kiri tidak ada satupun yang bergeming, acara tivi nampaknya lebih menarik minat di banding seruan shalat yang di ucapkan berulang.

Baca selengkapnya »

Di Penghujung Rindu

Ilustrasi. (nuevotiempo.org)

Kini Yusuf telah resmi menjadi adik iparku, suami dari adikku Reina. Artinya aku harus bisa berdamai dengan hati yang gundah, yang penuh sesal, aku harus bisa menerimanya sebagai seorang adik ipar, bukan sebagai harapan di masa mendatang. Untuk pertama kalinya aku merasa jika senyuman orang yang ku sayangi menjadi obat dan juga bumerang duka untukku.

Baca selengkapnya »

Keinginan Bunda

Ilustrasi. (seehati.com)

Permintaan orangtua hanyalah keinginan sederhana jika dibandingkan dengan perjuangannya selama hidup kita, bahkan keinginannya semata-mata melihat anaknya bahagia dengan orang yang tepat. Namun, keinginan mereka seringkali tidak bisa kita mengerti dengan keegoisan yang melekat dalam diri. Bunda hanya menginginkan pernikahan anak-anaknya segera terwujud, hanya itu saja. Tidak menuntut banyak dari kami dan semoga keinginan dari setiap orangtua dapat menjadi kenyataan dalam kehidupan nyata sebelum akhirnya kita atau mereka yang menutup mata.

Baca selengkapnya »

Darah Yakjuj Makjuj Mei

Ilustrasi. (blogspot.com)

Kemudian kakak melanjutkan, “Dajal dan Yakjuj Makjuj pasti akan datang di akhir zaman. Menjadi tanda akan dekatnya hari kiamat. Pada saatnya mereka keluar dari tembok ke seluruh penjuru dunia. Mereka beranak pinak banyak sekali. Mereka berbuat kerusakan di muka bumi, sangat tamaknya mereka hingga menghabiskan apa saja yang dijumpai. Mereka adalah fitnah terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Mereka datang dari timur, menerjang bagai air bah, meluluhlantakkan segalanya. Umat Islam tak berdaya, tak mampu menghadapinya, kecuali hanya menunggu pertolongan Allah. Maka ketika mereka merasa telah menyempurnakan tipu dayanya, Allah menyempurnakan tipu daya-Nya.”

Baca selengkapnya »

Di Antara Dua Mata

Ilustrasi. (alaudeen313.deviantart.com)

Kini aku benar-benar serasa berada di antara dua mata. Sebelah mataku menatap anak dan istrinya. Sebelah lagi menatap wanita yang sedang menjaga bayinya tanpa ikatan yang sah. Bagaimana terlukanya anak dan istrinya ketika tahu suami dan ayah mereka ternyata berbagi kasih di luar sana. Lalu betapa risaunya wanita yang mengandung anaknya. Gusar dia lari dari tanggung jawab, malu dengan lingkungan saat perut kian membesar tanpa seorang suami. Aku bingung, dadaku sesak, air mata pun membuat aku tak mampu memejamkan mata ketika malam menjelang. Tak akan aku berikan keputusan apapun, luka mereka begitu terasa di hatiku. Ngilu, terasa amat menyakitkan.

Baca selengkapnya »

Semua Berkat Mentoring

Ilustrasi. (ummunashrullah.blogspot.com)

“Mungkin di BEM ini kepengurusan kita telah berakhir, tapi ingatlah ukhuwah kita tidak akan pernah berakhir hanya di sini. Kita masih mempunyai kesempatan bertemu, kalaupun tidak di kampus ini, kita akan dipertemukan kembali di Jannah-Nya. Ingat masih ada kelompok mentoring. Karena sesungguhnya kelompok mentoring itu bukan hanya kelompok belajar islam, tetapi mentoring adalah keluarga dunia akhirat”.

Baca selengkapnya »

Kakakku Kuno

Ilustrasi (Erina Prima)

Ya Rabbku Hamba sayang dia Dan hamba mohon sayangilah ia Bukakan pintu hatinya untuk segera mengulur kain pelindungnya Bukakanlah pintu hatinya mencintai kakaknya yang kuno ini Bukakanlah ia jalan menuju surgamu nan abadi Dan haramkanlah ia dari nerakamu

Baca selengkapnya »

Bayang-Bayang Cermin yang Berdebu

Ilustrasi (blog.svconline.com)

“Kemarin aku baca surat Ali Imran ayat 134 artinya seperti ini …dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memberi maaf orang lain, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Maka dari itu, amarah itu harus dikendalikan Dil. Sekarang saatnya kita untuk muhasabah diri. Coba kita lihat kembali diri kita, kesalahan-kesalahan apa saja yang telah kita lakukan kepada Allah maupun sesama manusia?” jelasku.

Baca selengkapnya »