Home / Pemuda / Cerpen

Cerpen

Pilihan Terbaik-Nya

Ilustrasi. (inet)

Waktu yang diberikan Aiman tak ku sia-siakan lagi. Telah ku sampaikan kepada Ibu jika aku memilih lelaki yang ku mengharapkan kepada Allah jika bersamanya ketaatanku kepada Allah semakin bertambah. Aku memilih Rizal Abdullah sebagai calon suamiku. Segala urusannya telah ku serahkan kepada Ibu. Keluarga kami tak mengatur pertemuanku dengan Rizal, bahkan ketika waktu akad telah ditentukan, hanya saja Ibuku yang pernah menemui Rizal, dan Ibu dari Rizal yang menemuiku. Akad dilaksanakan di rumahku, dan resepsi di laksanakan di gedung, karena undangan dari pihak lelaki lebih banyak, dan rumahku tak mencukupi bahkan yang ku dengar ada beberapa rombongan dari luar negeri dan luar daerah yang sampai menginap di hotel untuk menghadiri acara walimahan kami.

Baca selengkapnya »

Teman Belajar Menghafal Alquran

Ilustrasi. (inet)

Darinya aku tahu, bahwa untuk bisa menghafal mereka butuh membaca sedang yang mampu membaca al quran tidaklah bayak. Kelas lima dibagi menjadi tiga kelompok, tiap kelompok ada yang pandai membaca sehingga yang pandai membaca membacakan bagi kelompoknya untuk ditirukan berulang ulang sampai hafal, jika hendak dihafalkan dikelas pasti akan riuh dan tidak jadi menghafal karenanya dilakukan di luar kelas. Bentuk kelompok juga memacu siswa untuk menjadi kelompok yang terbaik.

Baca selengkapnya »

Jodoh yang Aku Pinjam

Ilustrasi. (arinarizkia.wordpress.com)

Hari yang aku tunggu-tunggu sudah tiba. Mencari jodoh bukan berarti kita harus sok tahu. Bukan berarti pula kita harus memaksa apa yang telah Allah takdirkan. Yakinlah bahwa Allah telah menyiapkan jodoh yang terbaik untuk kita semua. Bukan berarti ketika kita yakin bahwa ia adalah jodoh kita, maka ia adalah jodoh yang Allah takdirkan juga untuk kita. Belum tentu ketika kita yakin bahwa ia adalah jodoh kita namun tidak kunjung berkomitmen, maka itu adalah jodoh yang Allah takdirkan untuk kita. Bisa jadi orang yang saat ini dekat dengan kita, orang itu adalah jodoh milik orang lain yang sedang kita pinjam.

Baca selengkapnya »

Denting Cinta di Sujudku

Sujud - Ilustrasi

Zahra segera menepis rasa itu, Jarum jam menunjuk pukul delapan malam, Zahra mempersiapkan diri untuk belajar. Memulai untuk mengetik materi untuk makalahnya. Tak lama kemudian ponselnya berdering. ‘1 massage received’ muncul satu nama “Assaf” dan segera ia buka.

Baca selengkapnya »

Berdiri Bersamamu

Ilustrasi. (pinterest.com)

“Tidak ibu. Engkau adalah orang yang ku hormati dari dulu. Diriku ini adalah milikmu. Pantaskah aku melakukannya?” Ibunya terus mengelus kepalanya. “Seberapa menawan wanita itu tapi ia tak bisa menghormati ibu maka kecantikannya itu akan luluh. Tak ada tempat di hatiku buat dia lagi. Ia tak menghormati ibu sama saja tidak menghormatiku sebagai calon suaminya.”

Baca selengkapnya »

Kami Saudaramu Juga

Ilustrasi. (vivirconemociones.blogspot.co.id)

Tidak ada jawaban, Andi juga segera berlalu menuju dek tempat tidurnya, di dek lima, di dek dengan kasur matras lima berjajar, dengan tempat sampah yang tersebar setiap jarak lima meter, berganti baju untuk shalat Andi bersiap. Di samping kanan dan kiri tidak ada satupun yang bergeming, acara tivi nampaknya lebih menarik minat di banding seruan shalat yang di ucapkan berulang.

Baca selengkapnya »

Di Penghujung Rindu

Ilustrasi. (nuevotiempo.org)

Kini Yusuf telah resmi menjadi adik iparku, suami dari adikku Reina. Artinya aku harus bisa berdamai dengan hati yang gundah, yang penuh sesal, aku harus bisa menerimanya sebagai seorang adik ipar, bukan sebagai harapan di masa mendatang. Untuk pertama kalinya aku merasa jika senyuman orang yang ku sayangi menjadi obat dan juga bumerang duka untukku.

Baca selengkapnya »

Keinginan Bunda

Ilustrasi. (seehati.com)

Permintaan orangtua hanyalah keinginan sederhana jika dibandingkan dengan perjuangannya selama hidup kita, bahkan keinginannya semata-mata melihat anaknya bahagia dengan orang yang tepat. Namun, keinginan mereka seringkali tidak bisa kita mengerti dengan keegoisan yang melekat dalam diri. Bunda hanya menginginkan pernikahan anak-anaknya segera terwujud, hanya itu saja. Tidak menuntut banyak dari kami dan semoga keinginan dari setiap orangtua dapat menjadi kenyataan dalam kehidupan nyata sebelum akhirnya kita atau mereka yang menutup mata.

Baca selengkapnya »

Darah Yakjuj Makjuj Mei

Ilustrasi. (blogspot.com)

Kemudian kakak melanjutkan, “Dajal dan Yakjuj Makjuj pasti akan datang di akhir zaman. Menjadi tanda akan dekatnya hari kiamat. Pada saatnya mereka keluar dari tembok ke seluruh penjuru dunia. Mereka beranak pinak banyak sekali. Mereka berbuat kerusakan di muka bumi, sangat tamaknya mereka hingga menghabiskan apa saja yang dijumpai. Mereka adalah fitnah terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Mereka datang dari timur, menerjang bagai air bah, meluluhlantakkan segalanya. Umat Islam tak berdaya, tak mampu menghadapinya, kecuali hanya menunggu pertolongan Allah. Maka ketika mereka merasa telah menyempurnakan tipu dayanya, Allah menyempurnakan tipu daya-Nya.”

Baca selengkapnya »