Home / Reni Novita Lestari

Reni Novita Lestari

Reni Novita Lestari

Mahasiswi di Universitas Palangka Raya senang dengan dunia kepenulisan selalu ingin belajar menyampaikan kebaikan dengan tulisan

Aku tak Pantas

“Ina mungkin berpikiran bahwa Himawan adalah lelaki yang sempurna, perjalanan dakwahnya yang begitu lancar tanpa kendala, berhak mendapatkan wanita yang sama dengan Himawan. Namun Ina tak menyadari, sifat lembut, bertanggung jawab terhadap keluarga, penyayang terhadap makhluk Allah, kesabaran Ina menghadapi masalah, menjadi ketertarikan sendiri bagi Himawan. Bukankah Ina bilang bahwa Himawan pantas mendapatkan yang terbaik, dan yang terbaik bagi Himawan adalah Ina!” teringat kata Mas Ilham menjelaskan.

Baca selengkapnya »

Pilihan Terbaik-Nya

Waktu yang diberikan Aiman tak ku sia-siakan lagi. Telah ku sampaikan kepada Ibu jika aku memilih lelaki yang ku mengharapkan kepada Allah jika bersamanya ketaatanku kepada Allah semakin bertambah. Aku memilih Rizal Abdullah sebagai calon suamiku. Segala urusannya telah ku serahkan kepada Ibu. Keluarga kami tak mengatur pertemuanku dengan Rizal, bahkan ketika waktu akad telah ditentukan, hanya saja Ibuku yang pernah menemui Rizal, dan Ibu dari Rizal yang menemuiku. Akad dilaksanakan di rumahku, dan resepsi di laksanakan di gedung, karena undangan dari pihak lelaki lebih banyak, dan rumahku tak mencukupi bahkan yang ku dengar ada beberapa rombongan dari luar negeri dan luar daerah yang sampai menginap di hotel untuk menghadiri acara walimahan kami.

Baca selengkapnya »

Salah Paham yang Berlanjut

Berperasangka buruk kepada saudara akan menimbulkan suatu kesalahpahaman jika tak dicari suatu kebenarannya. Namun lagi-lagi adapula ketika seseorang mencoba untuk berprasangka baik kepada saudaranya, namun realitanya hal buruk memang terjadi pada saudaranya. Namun perlu diketahui, berperasangka buruk yang tidak dicari permasalahannya akan menimbulkan kesalahpahaman yang fatal, bahkan bisa membuat seseorang berasumsi, apa yang selalu dilakukan oleh orang yang dituju adalah sebuah kesalahan. Tak hanya itu, prasangka buruk akan membuat pelaku menjadi keras hatinya, dan tak tenang. Akan lebih baik jika seseorang selalu berpersangka baik kepada saudaranya, untuk hasil akhirnya serahkan kepada Allah.

Baca selengkapnya »

Saat Cinta Harus Ikhlas

Lantunan nasyid yang berjudul Cinta Dalam Ikhlas yang biasa di bawakan Kang Abay, sengaja kami bawakan. Awalnya berat untuk menghadiri acara ini, melihat wanita yang dicintai menikah bersama orang lain. Astaghfirullah… Bang Rahman sudah mengamanahkan aku sebagai penanggung jawab acaranya ini, tak mungkin aku melepaskan amanah ini, dan lebih memilih tak berperan di acara ini, aku tak ingin menuruti kemauan diri yang menurutku salah. Semoga Allah menjadikan mereka pasangan dunia dan akhirat. Aamin.. Aamin ya Robbal alamin….

Baca selengkapnya »

Si Tukang Chatting

Pesan untuk mereka, yang mungkin sudah mendapat gelar ‘Ikhwan’ atau ‘Akhwat’ deh ya… antum-antum ini orang yang paham di antara orang-orang di luar sana yang memang belum paham, kurangi interaksi yang tidak penting terhadap lawan jenis. Antum ini ternanugi oleh lembaga dakwah, sudah selayaknya antum-antum tunjukkan pada mereka yang belum paham, jika menundukkan pandangan itu tidak hanya di dunia nyata, namun di sosial media pun juga perlu menundukkan pandangan.

Baca selengkapnya »

Ternyata, Allah Lebih Mencintainya

Aku bersyukur kepada Allah, karena Istriku telah melewati masa kritisnya, dan kini dengan senyumnya yang aku tau ia merasa sakit, namun ia tetap memberikan senyum terbaiknya kepadaku, mulutnya bergerak. Namun aku tak mendengar suaranya, ia memejamkan mata sambil tersenyum, aku pikir ia hanya tertidur, ternyata Allah begitu mencintainya, Allah ingin segera bertemu dengannya.. Ya Allah, aku ikhlas karena-Mu.

Baca selengkapnya »

Apakah Ini Cinta?

Seolah langit runtuh mengenai tubuhku, bahkan hatiku seperti remuk dan hancur berkeping setelah menerima kabar bahwa ia menolak lamaranku. Menolak aku sebagai suaminya, menolak aku sebagai pujangga hatinya. Sesakit inikah ketika lamaranku ditolak oleh seorang yang sejak dulu kujaga hati ini hanya untuknya.

Baca selengkapnya »

Aku Sebut Ini Cinta

Pagi itu, entah mengapa aku terkejut bisa melihatnya, meskipun belum terlalu yakin bahwa itu adalah dia. Ya, seseorang yang pernah hadir dalam hidupku, seseorang yang mengubah segala hidupku. Namun dengan perasaan yang menggebu ini, segera aku alihkan pikiran-pikiranku pada hal yang lainnya, sungguh tak pantas rasanya jika aku memikirkan seseorang yang belum patut aku pikirkan.

Baca selengkapnya »