Figure Archives: Umar bin Abdul Aziz

Khutbah Idul Fitri 1438 H: Kekuatan Fitrah Bagi Penyelamatan Pribadi, Umat, Bangsa, dan Kemanusiaan

Fitrah Islam yang telah kita gapai dengan perjuangan taqarub kepada Allah sebulan penuh ini harus terus kita jaga, bahkan kita tumbuh kembangkan dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun. Sehingga hidup kita secara pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bahkan dalam tatanan kemanusiaan umumnya akan menjadi semakin baik dan barakah dunia dan akhirat.

Baca selengkapnya »

Mencetak Generasi Qurrata A’yun

Orang tuapun harus mempersiapkan diri dalam membantu anak agar berbakti dan taat kepada Allah swt. Rasulullah bersabda, “Bantulah anak-anakmu agar berbakti! Barangsiapa yang mau melakukannya, ia dapat mengeluarkan sikap kedurhakaan dari diri anaknya.”(HR. Thabrani) Berdasarkan ini, jelas orang tua bertanggung jawab untuk mempersiapkan anaknya menjadi anak yang baik. Bahkan mereka mampu menyingkirkan kedurhakaan dari jiwa anak-anak mereka dengan cara hikmah, nasihat yang baik, dan kesabaran.

Baca selengkapnya »

Pahlawan dari Masa ke Masa

Kepahlawanan adalah tentang kepiawaian memimpin, mengemban amanah, dan menegakkan neraca keadilan. Sehingga kegembiraan Umar atas kedatangan Jabalah bin Aiham yang datang dengan pasukan dan segala lambang kebesaran tak membuatnya kagok dan sungkan untuk menyidang raja dari Ghassan tersebut dan mendudukkannya sejajar dengan pria jelata yang mengadu telah di pukul karena tak sengaja menginjak ujung kain mewahnya ketika tawaf.

Baca selengkapnya »

Ihwal Syair

Dengan demikian mendengarkan, membaca atau menulis syair itu boleh-boleh saja, selama syair itu sarat akan kebaikan dan hikmah yang bisa kita serap darinya sebagaimana syair yang mendzikir-dzikirkan asma Agung Allah swt, syair yang memuat puji-pujian dan sanjungan terhadap Baginda Nabi, syair yang mengajarkan nilai moral seperti menolong sesama, berbakti pada orang tua dan sebagainya. Jadi bagi anda yang senang dengan syair tak perlu cemas ataupun dilema lagi.

Baca selengkapnya »

Nasihat untuk Suami Istri

Teruntuk para pasangan yang saling mencinta dan mengasihi karena Allah Ta’ala! Bersabarlah dengan sabar yang indah, pertahankan kesakralan dan keutuhan rumah tangga yang sudah terbina rapi, tepis segala hasudan yang ada. Bersabarlah, bersabarlah dan teruslah bersabar atas segala ujian yang menimpa, karena esok atau lusa mungkin kita sudah tiada. Maka perjuangkanlah mahligai rumah tangga anda sampai ajal menjadi pemisah. Alangkah indahnya kisah cinta dan cerita rumah tangga seperti ini!

Baca selengkapnya »

Sudahkah Kita Mempersiapkan Diri?

Itulah hari dimana kita diperlihatkannya buku catatan amalan kita selama di dunia, buku itu mencatat semuanya tanpa ada satupun yang tertinggal, di pengadilan dunia kita bisa merekayasa barang bukti namun di pengadilan akhirat kita berhadapan dengan Allah yang mengetahui lirikan mata dan apa yang tersembunyi di dalam hati dan semua yang terlintas di dalam pikiran, tidak ada lagi tempat kita menghindar, karena semua manusia akan diminta pertanggung-jawaban atas segala amalannya di dunia.

Baca selengkapnya »

Pemimpin Tawadhu, Harapan Rakyat

Tidak hina seorang pemimpin memiliki sifat tawadhu. Karena di situlah kasih sayang Allah bagi orang-orang yang senantiasa merendah hati, menundukkan sikap di hadapan manusia lainnya. Setiap manusia memiliki peluang untuk berlaku riya, sombong, dan ujub, terutama jika ada keinginan untuk memelihara dan memanfaatkannya demi kepentingan kekuasaan. Kesombongan juga dapat mengubah ketulusan menjadi nafsu tidak baik yang menempatkan rakyatnya sebagai sasaran pelampiasan nafsu kekuasaan.

Baca selengkapnya »

Wahai Pemuda!

Engkau akan mendapati pemuda yang mudah tersulut emosinya karena fanatisme yang berlebihan, mungkin fanatisme terhadap daerah asalnya? Terhadap jurusannya? Terhadap organisasinya? Hal ini memang wajar terjadi, sebagai wadah aktualisasi eksistensi pemuda, tetapi hal ini akan menjadi kurang baik bila fanatisme tersebut justru membuat kita untuk berpecah belah dan mudah tersulut konflik apalagi sampai pada taraf anarkisme dan merugikan orang lain.

Baca selengkapnya »

Dua Bagian Penting dalam Tubuh Manusia

"Wahai Amirul Mukminin, Sesungguhnya seseorang itu dinilai dari dua hal kecilnya; hatinya dan lisannya. Ketika Allah memberikan kepada seorang insan lisan yang jelas ucapannya serta hati yang bersih dan terjaga, maka dia berhak untuk berbicara." "Jikalau semua urusan ditentukan dengan usia, maka akan ada orang yang lebih berhak atas majelis yang Anda pimpin ini," lanjut anak muda itu. Mendengar ucapan sang anak muda, Umar bin Abdul Aziz takjub seraya bersyair; "Ta'allam. Falaisal mar'u yuuladu aaliman. Wa laisa akhu ilmin kaman huwa jaahilun. Wa inna kabiiral qaumi laa ilma indahu, shoghiirun idzal tafat alaihil mahaafil. Belajarlah! Karena, tak ada seorangpun yang terlahir dalam keadaan alim.

Baca selengkapnya »