Home / Berita / Internasional / Afrika / Mesir Sita Seluruh Aset Pendukung Ikhwanul Muslimin

Mesir Sita Seluruh Aset Pendukung Ikhwanul Muslimin

dakwatuna.com – Kairo. Pengadilan Mesir memutuskan untuk menyita seluruh aset milik pribadi dan perusahaan yang diduga mendukung dan mendanai Jamaah Ikhwanul Muslimin.

Putusan tersebut sebenarnya telah dikeluarkan pada  3 Desember 2018 lalu. Hanya saja, menurut kantor berita Anadolu, hal itu belum diumumkan kepada media hingga saat ini.

Dalam putusan tersebut, pengadilan memerintahkan penyitaan aset milik 614 orang, 268 lembaga keuangan, dan 30 rumah sakit. “Semuanya dituduh milik, mendukung atau mendanai Ikhwanul Muslimin,” bunyi putusan, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (16/02/2019).

Disebutkan, aset yang disita tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam Perbendaharaan Umum (Public Treasury).

Namun, putusan itu belum final karena masih dapat diajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Pasca kudeta militer Mesir tahun 2013, Ikhwanul Muslimin memang dianggap sebagai kelompok terlarang, bahkan masuk ke dalam daftar kelompok teroris.

Sejak itu, beberapa putusan pengadilan telah dikeluarkan yang menyerukan penyitaan aset dari anggota dan pemimpin IM.

September lalu, pihak berwenang menyita aset 1.589 orang, termasuk milik Presiden Muhammad Mursi – presiden Mesir pertama yang dipilih secara demokratis – dan keluarganya; 1.133 asosiasi sipil; dan 118 perusahaan, rumah sakit, dan situs berita. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization