Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Diisukan Melawat ke Bahrain, Begini Penjelasan Kantor Netanyahu

Diisukan Melawat ke Bahrain, Begini Penjelasan Kantor Netanyahu

Perdana Menteri Benyamin Netanyahu. (Anadolu)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Kantor Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu memberikan keterangan resmi terkait isu yang menyebut PM akan berkunjung Bahrain.

Diketahui, beberapa waktu terakhir muncul spekulasi yang menyebut Netanyahu akan melakukan kunjungan ke beberapa negara ‘Islam’ dalam waktu dekat, dan Bahrain adalah negara pertama.

Jika benar, hal itu akan semakin menguatkan dugaan adanya proses rekonsiliasi hubungan antara Israel dengan negara-negara Arab.

Isu kunjungan Netanyahu ke Bahrain sendiri pertama kali dihembuskan oleh seorang staf di kantor PM Israel bernama Hani Marzouk . Pengakuan itu dibantah langsung melalui pernyataan resmi Tel Aviv.

“Marzouk tidak mengerti isu politik dan keamanan,” kata pernyataan itu.

“Pernyataannya didasarkan pada spekulasi media, bukan informasi resmi pemerinta,” imbuhnya.

Bagaimana pun, isu kedekatan antara Israel dengan negara-negara Arab saat ini semakin kuat. Terbaru, Netanyahu melakukan kunjungan ke Kesultanan Oman, padahal kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik secara terbuka. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Figure
Organization