Home / Berita / Internasional / Asia / 20 Pengusaha Siap Beli Gedung Konsulat Saudi di Istanbul untuk Dijadikan Museum Khashoggi

20 Pengusaha Siap Beli Gedung Konsulat Saudi di Istanbul untuk Dijadikan Museum Khashoggi

Gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul Turki. (Xinhua)
dakwatuna.com – Turki. Presiden Asosiasi Rumah Media Arab di Turki, Turan Qashlaqji menyebut ada 20 pengusaha yang siap membeli gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Rencananya, bangunan itu setelah berhasil dibeli akan diubah menjadi meseum dan makam bagi junalis Jamal Khashoggi.

Diketahui, Khashoggi adalah jurnalis asal Arab Saudi yang dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul 2 Oktober silam. Sebanyak lima dari 15 orang yang dikirim Saudi terlibat dalam proses eksekusi pria berusia 59 tahun itu.

“Sekitar 20 orang pengusaha siap membeli Konsulat Saudi (di Istanbul) berapun harganya. Konsulat itu nantinya akan diubah menjadi museum dan makam Khashoggi, karena ia dibunuh dan jasadnya dihancurkan di sana,” kata Qashlaqji seperti dikutip dari Anadolu Arabic, Kamis (15/11/2018).

Selain itu Qashlaqji juga menyoroti sejumlah media massa Arab Saudi. Menurutnya, mereka menerbitkan informasi yang salah terkait kasus pembunuhan Khashoggi.

“Sejumlah surat kabar yang dibayah Arab Saudi menyebarkan informasi yang salah terkait kejahatan ini, dan berupaya menimbulkan disinformasi. Jelas mereka memanfaatkan insiden ini dan berdampak pada hati nurani,” imbuhnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sekjen PBB Bahas Perdamaian di Yaman dengan Putra Mahkota Saudi