Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan: Khashoggi Dibunuh dengan Cara yang Sangat Mengerikan

Erdogan: Khashoggi Dibunuh dengan Cara yang Sangat Mengerikan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (TRT World)
dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dilakukan dengan cara yang sangat mengerikan. Menurutnya, hal itu dapat diketahui ketika mendengar rekaman suara yang berhasil dikumpulkan intelijen Turki.

Erdogan menambahkan, rekaman itu telah diperdengarkan ke sejumlah pihak seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, dan Jerman. Bahkan, menurutnya, pejabat intelijen Saudi sangat terkejut saat mendengar rekaman itu.

“Kami memutarkan rekaman itu kepada siapapun yang menginginkannya, termasuk Saudi, AS, Prancis, Kanada, Jerman, Inggris,” katanya, Selasa (13/11/2018).

“Rekaman itu sangat mengerikan. Bahkan pejabat intelijen Saudi sangat terkejuut saat mendengarnya, dan berkata: ‘Pelaku ini pasti terpengaruh heroin, karena hanya orang dalam pengaruh heroin yang sanggup melakukan ini,” sambung Erdogan.

Lebih lanjut, Erdogan juga menyampaikan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa pembunuhan Khashoggi dilakukan atas perintah eksekutif dari Saud. Namun, dengan penuh rasa hormat, Erdogan masih berkeyakinan bahwa Raja Salman tidak terlibat sama sekali dalam kejahatan itu. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

PBB: 70 Persen Warga Yaman Menderita Kelaparan

Organization