Home / Berita / Internasional / Amerika / Rashida Tlaib, Muslimah Pertama yang Berhasil Duduk di Kongres AS

Rashida Tlaib, Muslimah Pertama yang Berhasil Duduk di Kongres AS

Rashida Tlaib (kiri) dan Ilhan Omar (kanan). (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Washington. Rashida Tlaib secara resmi terpilih sebagai Muslimah pertama di DPR AS pada pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat Rabu, (07/11).

Rashida Tlaib adalah warga AS keturunan Palestina. Wanita 13 bersaudara ini lahir di negeri Paman Sam pada tahun 1976. Orang tuanya adalah imigran yang bekerja di perusahaan mobil Ford di negara bagian Michigan.

Kedua orang tua Rashida asli Palestina. Ayahnya lahir di Beit Hanina, al-Quds Timur, dan sempat tinggal di Nikaragua sebelum bermigrasi ke Michigan. Sementara ibunya, berasal dari desa Beit Oor al-Fawqa kota Ramallah, Tepi Barat.

Rashida berhasil menyabet gelar sarjana politik pada tahun 1998. Selanjutnya ia berhasil mendapat ijazah di bidang hukum pada tahun 2004. Ia sempat bergelut di bidang hukum sebagai pengacara sebelum kemudian terjun ke dunia politik melalui Partai Demokrat. Ia juga dikenal sebagai aktivis sosial dan lingkungan di Michigan.

Selain Rashida, Ilhan Omar juga berhasil menjadi Muslimah keturunan Amerika-Somalia pertama yang duduk di Kongres AS pada pemilihan paruh waktu tahun ini. Omar datang bersama orang tuanya ke AS sebagai pengungsi pada lebih dari dua dasawarsa lalu.

Omar maju melalui partai Demokrat di negara bagian Minnesota. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut