Home / Berita / Internasional / Amerika / Ancam Ledakkan Bom di Masjid, Warga AS Dihukum 4 Tahun Penjara

Ancam Ledakkan Bom di Masjid, Warga AS Dihukum 4 Tahun Penjara

Sebuah masjid yang berada di Amerika Serikat. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Seorang pria warga negara Amerika Serikat dijatuhi hukuman penjara 4 tahun oleh pengadilan, Kamis (06/09). Pria itu pernah mengancam akan meledakkan bom di sebuah masjid di Florida pada Mei lalu.

Pria itu diketahui bernama Dustin Allen Hughes berusia 26 tahun, berasal dari kota Cutler Bay, Florida. Pejabat pengadilan Miami mengatakan, Allen dijatuhi hukuman 48 bulan penjara untuk ancamannya meledakkan bom di sebuah masjid.

Ditambahkan, setelah selesai masa tahanan, Allen akan berada dalam pengawasan selama tiga tahun. Ia juga harus membayar kompensasi sebesar $ 1.800.

Allen mengakui telah menghubungi Masjid Jamaat al-Motaqin di Florida. Ia meninggalkan pesan suara penuh kebencian dan kata-kata kotor, serta mengancam akan meledakkan Masjid dengan bom.

Pejabat berwenang berhasil menangkap Allen pada pertengahan Mei lalu. Pada 28 Juni, Allen mengakui berniat menghambat praktik keagamaan dengan mengancam akan meledakkan bom di dalam Masjid.

Menurut Departemen Kehakiman AS, Allen mengaku bertujuan untuk mengintimidasi Masjid, pengurus dan jamaahnya.

Seperti diketahui, tindakan kebencian terhadap Islam di AS mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kesaksian Warga Desa Kamboja Hempaskan Megaproyek Cina (Bagian 1)

Organization