Home / Berita / Internasional / Asia / Turki: Dikte dan Ancaman Tak Akan Berhasil

Turki: Dikte dan Ancaman Tak Akan Berhasil

Menlu Turki Mevlut Covusoglu. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Covusoglu mengingatkan Amerika Serikat bahwa mereka tak akan dapat apa-apa melalui ancaman. Ketegangan Ankara – AS akhir- akhir ini berdampak negatif terhadap nilai tukar lira Turki di hadapan dolar.

Menurut Covusoglu, yang berbicara di hadapan para diplomat Turki, negaranya telah menawarkan berbagai cara untuk memperbaiki hubungan dengan AS. Turki, katanya, terbuka untuk diplomasi dan kesepahaman, namun tidak menerima segala bentuk dikte.

Tampaknya, Covusoglu mengisyaratkan penangkapan dan penahanan Pastor Amerika Andrew Brunson selama satu setengah tahun terakhir. Brunson saat ini telah dipindahkan menjadi tahanan rumah.

Ia menyebutkan, Turki menanti komitmen Washington berkenaan dengan hubungan tradisional dan persahabatan sesama anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku Turki telah didesak agar membebaskan Brunson pada Rabu (08/08) lalu pukul 06:00. Namun ia menegaskan ancaman tidak akan mempengaruhi negaranya.

Terkait anjloknya nilai tukar lira, Erdogan menyebut para musuh yang gagal dalam upaya kudeta, berusaha melawan Turki melalui finansial dan perang ekonomi.

Tindakan Amerika, imbuhnya, memaksa Turki mencari pasar dan mitra baru. Presiden AS Donald Trump menunjukkan kemaharannya saat mengumumkan kenaikan tarif baja dan alumunium pada Turki. Ia bahkan menyebut hubungan kedua negara tidak dalam kondisi yang baik. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Masjid di Makkah, Madinah hingga London Gelar Shalat Ghaib untuk Jamal Khashoggi