Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan dan AKP Sama-sama Raih Kemenangan, Berikut Rincian Hasil Pemilu Turki

Erdogan dan AKP Sama-sama Raih Kemenangan, Berikut Rincian Hasil Pemilu Turki

Recep Tayyip Erdogan menang pemilu. (Anadolu Arabic)
dakwatuna.com – Ankara. Hitung cepat hasil pemilihan anggota parlemen dan presiden di Turki telah sampai pada tahap akhir. Baik Presiden Recep Tayyip Erdogan, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) maupun Koalisi Rakyat, sama-sama mendulang kemenangan.

Menurut pantauan Dakwatuna dari laman hitung cepat Yeni Safak, jumlah kotak suara dibuka untuk pemilihan parlemen adalah 185.257 (98,5%). Sementara untuk pemilihan presiden adalah 180.406 (99,9%).

Jumlah total kotak suara untuk pemilihan parlemen adalah 188.080, sedangkan untuk pemilihan presiden adalah 180.556.

Sementara daftar pemilih dalam pemilu kali ini, menurut Komisi Pemilihan Turki (YSK) berjumlah 59,39 juta. Jumlah ini termasuk lebih dari tiga juta ekspatriat Turki di seluruh dunia.

Untuk pemilihan parlemen, AKP berjaya atas lawan-lawannya. Tercatat hingga saat ini, partai penguasa itu telah memperoleh 42,4% suara, atau 293 kursi.

Pesaing terdekat AKP adalah Partai Rakyat Republik (CHP). Partai berhaluan sekuler ini memperoleh 22,7% suara atau setara dengan 146 kursi.

Hasil pemilihan parlemen. (Yeni Safak)
Posisi ketiga diduduki oleh Partai Rakyat Demokratik (HDP). Partai representasi Kurdi ini mendulang 11,6% suara, atau setara dengan 67 kursi di parlemen.

Sementara mitra koalisi AKP, Partai Gerakan Nasional (MHP) harus puas di posisi keempat dengan perolehan 11,1% suara. Jumlah itu membuat MHP menduduki 49 kursi di parlemen.

Sedangkan partai besutan Meral Aksener, Partai IYI, berhasil memperoleh 45 kursi di parlemen, atau setara dengan 10% suara.

Jumlah kursi yang tersedia adalah 600 kursi, dari yang sebelumnya adalah 550 kursi. Penambahan jumlah kursi merupakan salah satu poin yang diatur dalam perubahan konstitusi.

Partisipasi pemilih dalam pemilihan parlemen ini terbilang tinggi, yaitu sebesar 87%. Dari total 50.435.862 suara yang masuk, ada 49.397.965 suara yang terbilang sah.

Kemenangan AKP terbilang merata di seluruh provinsi di Turki. Dari 81 provinsi yang ada, AKP berjaya di 64 provinsi. CHP berhasil menang di 6 provinsi, sedangkan HDP menang 11 provinsi.

Erdogan Satu Putaran

Hasil pemilihan presiden (warna kuning= Erdogan). (Yeni Safak)
Pada pemilihan presiden, Erdogan juga berjaya sebagaimana partai besutannya. Kandidat petahana ini mendulang 52,4%, atau 25.959.788 suara. Erdogan menang di 63 provinsi yang ada di Turki.

Di posisi kedua ada kandidat dari CHP, Muharrem Ince. Mendulang 15.169.316 suara, mantan guru fisika itu memperoleh 30,7% dan menang di 8 provinsi.

Sementara posisi ketiga ada kandidat dari HDP Selahattin Demirtas. Ia mendulang 8,33% atau 4.118.191 suara dan berhasil menang di 10 provinsi.

Satu-satunya kandidat wanita, Meral Aksener, hanya mendapat 7,35% atau 3.631.710 suara. sedangkan Karamolla Oglu dan Perincek masing-masing memperoleh 440.284 (0,89%) dan 97.704 (0,2%).

Dari jumlah tersebut, dapat dipastikan Erdogan akan menjadi presiden Turki untuk lima tahun mendatang. Hal ini karena sesuai undang-undang dikatakan, kandidat dengan 50% lebih suara dinyatakan menang satu putaran.

Koalisi Erdogan

Sementara koalisi Erdogan (Aliansi Rakyat) mendapat jumlah suara mayoritas, yaitu 53,6% suara. Koalisi ini berisi AKP dan MHP.

Sedangkan Aliansi Bangsa yang dimotori CHP, mendulang 34,09% suara dan menempatkannya di posisi kedua.

Rincian hasil ini masih bersifat sementara, karena hasil resmi tetap menunggu rilis dari Komisi Pemilihan Turki (YSK). (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization