Home / Pemuda / Essay

Essay

Pemuda dan Kejayaan Islam

Ilustrasi (inet)

Tidak ada yang mampu menaklukkan muslim selama Al-Quran masih di dalam hati mereka. Sungguh miris. Mereka pun menjadikan media (jurnalis) dan politik sebagai wadah untuk menghilangkan sedikit demi sedikit nilai Islam. Dari mengubah pola pikir melalui media. Serta memasuki wilayah birokrasi melalui politik. Hingga akhirnya runtuhlah kekhalifahan Utsmani di tahun 1924.

Baca selengkapnya »

Mushalla Ramah Akhwat…

Ilustrasi - Sebuah mushalla (rizakasela.wordpress.com)

Jangan bilang, tempatnya akhwat bukan di luar, biar ga usah pusing sama tempat wudhu yang kurang memadai. Hellow.... Kalo lagi keluar sinis, istri ente juga butuh dokter obgyn akhwat kan,..... Butuh bidan akhwat kaaaan... Banyak area strategis maslahat ummat, membutuhkan kehadiran akhwat. Maka, tak kan ada lagi murrobi yang berkeliling harus membina akhwat di daerah lain... Jika ia harus di rumah. Dan ga ada cerita anggota dewan akhwat lagi.

Baca selengkapnya »

Ramadhan Kekinian

Ilustrasi. (pkpu / izi)

Ramadhan kekinian maksudnya adalah Ramadhan yang diisi dengan berbuat kebaikan-kebaikan untuk mengumpulkan pahala sebanyak mungkin dengan waktu yang relatif singkat, dibungkus dengan cara yang kreatif, unik, sesuai dengan keadaan sekarang. Agar menjadi tren, populer, menginspirasi dan tentu saja tidak melanggar ketentuan syariat ya bro sist.

Baca selengkapnya »

The Amazing of Amang Cilok, Lebih Dari Sekadar “Cilok”

Ilustrasi. (sepedamigunani.tumblr.com)

Totet-Totet-totet! Mataku mengikuti langkah seorang bapak penjual jajanan yang biasa kupanggil Amang, menuntun sepeda dagangannya lalu parkir tak jauh dari tempatku duduk. “Cilok? Woah..” aku merasa bernostalgia dengan masa lalu. Gerobak dagangnya terlihat sederhana. Beberapa bola-bola yang terbuat dari aci berisi daging atau telur itu terlihat dari balik kaca di pinggir dandang yang mengepulkan uap beraroma masa kecil.

Baca selengkapnya »

11 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menikah

Ilustrasi. (Azlim)

Jika seseorang itu pemahaman Agamanya luas, maka akan sangat wajar jika ia akan sangat terampil dalam menyiapkan segala kebutuhan sebelum Menikah sesuai dengan Syariat Islam. Mempersiapkan Planning untuk acara pra, pasca & saat pernikahan, keuletan mengatur urusan rumah tangga, menjalin hubungan kekerabatan, membangun keluarga yang Islami, mendidik anak, mempersiapkan kelahiran buah hati, mengetahui hak-hak dan kewajiban suami atau istri, dan berbagai hal lainnya yang menunjang terwujudnya Sakinah, Mawaddah, wa Rohmah dalam rumah tangga secara nyata, bukan cuma sekedar wacana

Baca selengkapnya »

Ketika Ada Fitrah Dalam Organisasi Dakwah

Ilustrasi. (Ulfa Wardani)

Rasa cinta sesama aktivis dakwah juga bisa muncul karena seringnya berinteraksi di antara mereka, awalnya mungkin berinteraksi untuk kepentingan organisasi tapi lama-lama muncullah baper di antara mereka. Meskipun interaksi antara aktivis ikhwan dan akhwat saat syuro dibatasi dengan hijab pembatas tapi tetap saja potensi munculnya rasa cinta itu tetap saja ada, kita tahu sendiri bagaimana setan juga bisa menjadi faktor munculnya rasa cinta itu, bisikan-bisikan itu mulai muncul di hati.

Baca selengkapnya »

Menikah Yuk…

Ilustrasi (griyapernikahan.com)

Dua minggu berjalan menjadi anak asuh, tiba-tiba saja ustadz muda datang ke rumahnya. Kebetulan pada saat itu ibunya sedang berada di belakang jadi terpaksa ia harus menemani ustadz bercerita sebelum ibunya menemui tamunya. Tak disangka, ustadz pun mengawali pembicaraan yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya.

Baca selengkapnya »

Antara Menanti Jodoh dan Menunggu Bus

Ilustrasi. (plus.google.com)

Saya percaya. Bila tiba waktunya, semua akan dimudahkan oleh Allah. Akan selalu ada jalan yang mengantarkan. Bukankah daun gugur saja tertulis di Lauhul Mahfudz? Masak urusan perjodohan yang merupakan Mitsaqon gholidzo tidak tertulis? Janji Allah juga, perempuan yang baik hanya untuk lelaki yang baik. Dan semua akan cie-cie bila tiba waktunya.

Baca selengkapnya »

Kata Siapa Pacaran Itu Haram?

Ilustrasi. (kawanimut / inet)

Bersabarlah... Tiada kata ayah-bunda selagi akad belum terwacana Tiada sapa cintaku-sayang selagi mahar belum terbentang Tiada panggil umi-abi selagi kata "sah" belum terbisiki Jadi, kata siapa pacaran itu haram? Ya... Kata pedoman. Tapi, sebenarnya.. pacaran boleh kok. Asalkan... Sudah halal alias menikah dan sah secara agama.

Baca selengkapnya »
Figure