Home / Pemuda / Essay

Essay

Menikah Yuk…

Ilustrasi (griyapernikahan.com)

Dua minggu berjalan menjadi anak asuh, tiba-tiba saja ustadz muda datang ke rumahnya. Kebetulan pada saat itu ibunya sedang berada di belakang jadi terpaksa ia harus menemani ustadz bercerita sebelum ibunya menemui tamunya. Tak disangka, ustadz pun mengawali pembicaraan yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya.

Baca selengkapnya »

Antara Menanti Jodoh dan Menunggu Bus

Ilustrasi. (plus.google.com)

Saya percaya. Bila tiba waktunya, semua akan dimudahkan oleh Allah. Akan selalu ada jalan yang mengantarkan. Bukankah daun gugur saja tertulis di Lauhul Mahfudz? Masak urusan perjodohan yang merupakan Mitsaqon gholidzo tidak tertulis? Janji Allah juga, perempuan yang baik hanya untuk lelaki yang baik. Dan semua akan cie-cie bila tiba waktunya.

Baca selengkapnya »

Kata Siapa Pacaran Itu Haram?

Ilustrasi. (kawanimut / inet)

Bersabarlah... Tiada kata ayah-bunda selagi akad belum terwacana Tiada sapa cintaku-sayang selagi mahar belum terbentang Tiada panggil umi-abi selagi kata "sah" belum terbisiki Jadi, kata siapa pacaran itu haram? Ya... Kata pedoman. Tapi, sebenarnya.. pacaran boleh kok. Asalkan... Sudah halal alias menikah dan sah secara agama.

Baca selengkapnya »

Wirausaha Sambil Sekolah

Ilustrasi. (m.c.lnkd.licdn.com)

Sudah punya niat, sudah punya modal (lain kali soal modal ini bakal dibahas lebih dalam ya, sob) tapi masih bingung juga. Masih ragu, masih galau aja buat melangkah. “Wah… gitu aja kok repot? Tinggal jalan aja kan?” Nah, mungkin sebagian sobat muda ada yang berpikiran tinggal action aja tapi mungkin masih banyak juga yang kebingungan. Takut prestasi di sekolahnya jadi menurun, takut gak bisa bagi waktu dan takut-takut yang lainnya.

Baca selengkapnya »

Wahai Pemuda!

Ilustrasi. (inet)

Engkau akan mendapati pemuda yang mudah tersulut emosinya karena fanatisme yang berlebihan, mungkin fanatisme terhadap daerah asalnya? Terhadap jurusannya? Terhadap organisasinya? Hal ini memang wajar terjadi, sebagai wadah aktualisasi eksistensi pemuda, tetapi hal ini akan menjadi kurang baik bila fanatisme tersebut justru membuat kita untuk berpecah belah dan mudah tersulut konflik apalagi sampai pada taraf anarkisme dan merugikan orang lain.

Baca selengkapnya »

Afwan, Aku Bukan Santri

Ilustrasi. (Ria Amani)

Bersyukurlah kawan, kamu bisa jadi seperti ini, dalam masalah akhlak tak usah kamu melihat itu santri atau bukan, jika itu baik maka ambillah, seperti perkataan imam syafi’i jangan lihat orangnya tapi lihat perkataannya. Mereka juga sama dengan kita masih belajar mendayung kehidupan, asal kita berusaha lebih baik itu sudah lebih dari cukup.

Baca selengkapnya »

Allah SWT Sayang Kita

Ilustrasi. (Salman Al-Farisi)

Allah kasih kita rezeki, dari bangun tidur sampai tidur lagi. Kebayang gak kalau tiba-tiba Allah cabut sedikit aja nikmat-Nya? Misalnya, Allah hentikan nafas kita selama 10 detik. Cuma 10 detik. Nyesek gak? Nyesek. Panik gak? Panik. Allah ciptakan kita sehat, itu nikmat. Kita aja yang suka gak sadar. Kalau nikmat sehat itu dicabut, pasti baru kerasa itu nikmat kan? Nah loh, Allah sayang gak sama kita? Banget.

Baca selengkapnya »

Virus Merah Jambu Dalam Bingkai Ikhtilath

Ilustrasi. (kartinki2008.ru)

Kesendirian adalah saat-saat berharga di mana kita benar-benar mengasah ibadah, kemampuan, kepribadian dan pencarian ilmu yang sebaik-baiknya. Kesendirian mengajarkan kepada kita, betapa sulitnya medan kehidupan. Kesendirian mengajarkan ketangguhan sebagai insan tatkala berbagai rasa sedih, gelisah, rindu dan benci menerpa. Kesendirian adalah moment untuk mengasah diri bermentalkan kemandirian. Seperti kepompong dalam kesendiriannya bermetamorfosis menjadi kupu-kupu yang indah. Untuk saat ini hanya Allahlah tempat sandaran dan pegangan yang terbaik.

Baca selengkapnya »

Ajang Peningkatan Iman

Ilustrasi. (devianart / akhghazali)

Marilah Kita jadikan semua masalah yang ada di sekitar kita itu untuk ajang meningkatkan level keimanan kita. Menjadikan masalah sebagai pelajaran hidup untuk menjadi yang lebih baik. Tidak malah berkeluh kesah "aduh, kok begini." "hemmm... Masalah kok ada terus." "kenapa hidup ini dipenuhi masalah". Boleh saja sih berkeluh kesah, tapi kepada Allah. Tidak dijadikan sebagai penyebab putus asa. Adanya masalah itu untuk menjadikan kita menjadi lebih baik, bukan tambah buruk.

Baca selengkapnya »