Home / Keluarga

Keluarga

Menggagas Generasi Berkemajuan Melalui Pendekatan Karakter Anak

Ilustrasi. (kasiola.blog.pl)

Setelah pendidikan dalam keluarga, modal lain pengembangan potensi anak dapat diterapkan melalui sistem pendidikan anak usia dini (PAUD). Sistem pendidikan ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi dalam memacu perkembangan saraf motorik dan sensorik pada anak. Di sana, setiap anak diperkenalkan bagaimana mengingat suatu hal dengan cara-cara yang mudah dan sederhana, seperti menyanyi, menggambar, dan berhitung. Di samping itu dapat melalui tipe pembelajaran story telling, yakni melalui cerita-cerita yang menghibur dan menarik untuk terus diulang. Sehingga amanah yang terkandung di dalamnya bisa diterapkan untuk kehidupan nyata.

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Menjaga Perasaan Istrinya

Ilustrasi. (inet)

Aisyah RA pergi menuju Baginda Nabi SAW untuk minta maaf, namun reaksi Rasulullah SAW sangat luar biasa, beliau tersenyum bahagia dan mengatakan bahwa air minum itu rasanya enak sekali. Rasulullah SAW menghargai dan mengapresiasi setiap hasil usaha pelayanan dari Istrinya tercinta, dan tidak ingin menyakiti perasaan istrinya dengan mengatakan "Bahwa minuman ini tidak enak", sekali TIDAK! Namun beliau menikmati air tersebut.

Baca selengkapnya »

Anak-Anak di Era Digital dan Media Sosial

gadget

Peranan orang tua dalam mengawasi anak-anak saat bermedia sosial atau menggunakan gadgetnya sangatlah penting. Orang tua harus siap mendampingi anak-anaknya untuk mengarahkan cara bermedia social yang positif. Pengawasan ini juga menjadi bentuk tanggung jawab orang tua agar anak-anak tidak salah langkah atau bahkan mencari tahu hal-hal yang tidak layak dikonsumsi. Selain pengawasan yang ketat, orang tua juga bisa memasang pengamanan dalam media bersosial. Saat ini sudah banyak aplikasi khusus yang diperuntukkan orang tua dalam mengawasi anak-anaknya.

Baca selengkapnya »

Pandangan Hukum tentang Memukul dalam Pendidikan

kpai

Semangat pendidikan nasional dan pandangan Islam terlihat bertentangan dengan hukum yang melindungi anak. Hal ini tentu menimbulkan kebuntuan bagi para guru dan seluruh civitas akademik dari tingkat satuan pendidikan hingga kementerian. Bahkan, pernyataan Mendikbud yang dikutip dari BBC.com yang mengatakan bahwa “sanksi fisik dapat ditoleransi” menuai banyak protes.

Baca selengkapnya »

Miskomunikasi Suami Istri

Ilustrasi. (Facebook.com)

Maka solusi suami istri yang berkelahi adalah perbaiki keimanan dan perbaiki komunikasi. Dua anak manusia dikumpulkan Allah sebagai suami istri yang dai daiyah pejuang dakwah, sama-sama bervisi membangun keluarga dakwah, kemudian tersuluti terjadi kelahi. Salah satunya akan berusaha untuk sabar dan menenangkan diri. Pindah posisi, berwudhu, dan menenangkan hati. Keduanya harus kembali kepada solusi Qurani. Karena solusi Quran kan pasti sesuai fithrah insani. Alquran adalah sistem hidup yang manhaji bagi orang-orang yang selalu mengorientasi Rabbani.

Baca selengkapnya »

Berkah Dengan Satu Istri, Berkah Dengan Poligami

Ilustrasi. (flickr.com/photos/muslimpage)

Secara keyakinan, mukmin sejati meyakini seyakin-yakinnya kebenaran syariat. Secara pemahaman menerima sepenuhnya syariat tanpa keraguan sedikitpun. Mukmin sejati tak menolak dan tak mengenal istilah alergi dengan satu syariatpun. Hatta syariat poligami sebagai solusi yang suci. Meski (mungkin) pahit terdengar. Namun hati tetap mengorientasi Rabbani. Jiwa tetap bersandar pada Ilahi.

Baca selengkapnya »