Home / Arsip Kata Kunci: takdir

Arsip Kata Kunci: takdir

Ketika Takdir Berkata

Bukan sekadar dilema yang menyayat hati, Bukan kegelisahan yang menguras kebatinan, Termangu di balik keesaan-Nya, Melintas di antara ruang-ruang sunyi, Silih melintang kerisauan nan mencekam, Perih, menyayat hati. Bukan semata aku pasrah dengan keadaan, Bukan semata aku hancur oleh nestapa, Kemurungan membakar seluruh sendi-sendi tulangku, Mendung durja bak awan tebal nan menari.

Baca selengkapnya »

Ngungudag Guratan Takdir

Buku setebal 480 halaman ini diangkat dari kisah nyata penulisnya sendiri, DR. Roni Nugraha, M.Ag (tukang becak yang jadi Doktor) saat kuliah di salah satu Perguruan Tinggi. Berbekal Nasihat dari Sang Ayah yang menyemangatinya untuk tidak berputus asa dan tetap semangat dalam mengejar Takdir. Seluruh kisah penulis, yang saat ini telah merampungkan cita-citanya dalam belantara akademis dan berhasil menyelesaikan Studi S3 dituliskan secara lugas dan apa adanya menggunakan bahasa Sunda.

Baca selengkapnya »

Suratan Takdir Papa

Kebersamaanku dengan papa tidaklah lama, semua ini telah tertulis dalam suratan takdir di antara kami. Tak ada yang bisa dilakukan selain mendoakan orang yang kita cintai telah tiada. Sampai akhir hayatku, seorang figur Papa dengan kenangan manisnya akan selalu tersimpan di dalam lubuk hati yang terdalam. Dan, tak akan pernah hilang ditelan bumi.

Baca selengkapnya »

Kemudahan dan Takdir Allah

Jika kemudahan itu bagian dari nikmat, maka sudah dapat dipastikan datangnya dari Allah (min Allah = dari Allah). Sedangkan kesulitan, jika itu bagian dari musibah atau kesengsaraan maka itu berasal dari sebab perbuatan diri kita sendiri (min nafsika = dari nafsumu). Meskipun tidak selamanya kesulitan itu sesuatu yang negative sebagaimana seseorang yang mengambil pekerjaan sebagai seorang direktur tentu mendapatkan tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding seorang office boy dalam sebuah perusahaan.

Baca selengkapnya »

Menikmati Takdir Kita Sebagai Manusia

Bukankah kita telah banyak disajikan tentang orang-orang sebelum kita agar kita pandai memposisikan diri untuk mengingat dan memperbaharui iman dan amalan kita. Karena itu masa depan kian menanti dan dunia semakin berubah pada setiap masa, nafsu terhadap dunia dan isinya merupakan kelalaian kita sebagai manusia. Karena itu tidak ada pencipta, pengatur dan pelindung selain zat yang di tanganNya terdapat rahasia langit dan bumi. Maka segala sesuatu tunduk dan patuh pada aturanNya.

Baca selengkapnya »

Tak Ada yang Tahu

Karena kita manusia. Kita tak tahu. Karena kita manusia. Kita memiliki nafsu. Karena kita manusia. Kita selalu ragu. Tapi Allah tahu semua itu, Allah Maha tahu, ilmu Allah meliputi segalanya. Allah mengatur segalanya. Allah tempat kita kembali, Allah tujuan terbaik, Allah teman terindah, Allah Segalanya.

Baca selengkapnya »

Kepergian Fatimah

Fatimah bukan hanya aku yang merindukannya, bukan hanya aku yang mendambakannya tapi kami semua mencintainya, merindukannya dan menyayanginya karena allah. Dan karena cinta itulah kami ikhlas dengan kepergiannya menuju kecintaan ilahi yang abadi. Gadis kecil Kaulah bidadari Yang akan selalu menerangi Semua masa yang akan kulewati.

Baca selengkapnya »

Berterima Kasih Kepada Takdir

Terkadang Allah Ta’ala sayang kepada seseorang, sehingga memberinya sebuah ujian yang menurut pandangan manusia merupakan sebuah kemalangan, padahal jika seorang hamba mau merenung sejenak, kemalangan dalam perkiraan manusia adalah kebaikan yang begitu besar dalam perkiraan Tuhan. Sebagai contoh, seorang hamba yang terlahir cacat, ia buta sejak kecil, tidak bisa mendengar atau bisu, atau mungkin lumpuh sejak lama, hidupnya selalu berada di pembaringan dan kursi roda, atau seseorang memiliki anggota keluarga yang tidak sempurna dalam pandangan manusia

Baca selengkapnya »
Organization