Topic
Home / Arsip Kata Kunci: ilmu (halaman 4)

Arsip Kata Kunci: ilmu

Aktualisasi Keilmuan

Terlalu banyak orang yang memiliki gelar tinggi, tapi selalu gagal dalam kehidupannya. Sudah jauh-jauh sekolah di luar negeri, hingga mendapat gelar doktor, bahkan hingga professor; tapi sepulangnya ke negeri sendiri, hanya menjadi pegawai pemerintahan biasa. Di sinilah esensi keilmuan seharusnya menjadi parameter. Ukurannya bukan pada berapa banyaknya gelar yang didapat, jauhnya tempat seseorang bersekolah, hingga tingginya IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang diraih. Tapi sejauh mana seseorang dapat mengaktualisasikan ilmunya ke dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga orang lain merasakan kebermanfaatan yang nyata, daripada seseorang hanya mendapatkan rasa hormat, dan puji-pujian yang melenakan.

Baca selengkapnya »

Belajar dari Siapapun

Bagaimana kita bisa belajar dari ilmu-ilmu-Nya yang berhamburan jika kita membatasi diri dalam menuntut ilmu? Kita hanya ingin ilmu-ilmu yang ada pada hal-hal yang baik. Padahal, hal-hal yang buruk pun mampu mengajari kita akan ilmu-ilmu yang baik. Kembali kepada manusia sendirilah yang akan menentukannya. Dengan pandai memilah dan memilih ilmu yang bermanfaat dari dirinya. Ilmu yang akan mengantarkan sang manusia pada kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Baca selengkapnya »

Integrasi Al-Quran dan Sains Dalam Pendidikan Modern

Dengan integrasi Al-Quran dengan sains dan teknologi diharapkan pembelajaran yang dilaksanakan menjadi lebih bermakna dan mudah dipahami. Sehingga tujuan pendidikan dalam mengarahkan peserta didik agar menjadi pribadi yang berintelektual serta ketakwaan yang tinggi dapat terwujud. Adapun bentuk formulasi integrasi Al-Quran dan sains dapat diwujudkan dengan menjadikan kitab suci sebagai basis atau sumber utama ilmu pengetahuan, memperluas batas materi kajian Islam dan menghindari dikotomi ilmu. Dan yang tak kalah penting dapat menumbuhkan pribadi yang berkarakter ulul albab, menelusuri ayat-ayat dalam alquran yang berbicara tentang sains, mengembangkan dunia pendidikan yang sekarang dan masa yang akan datang.

Baca selengkapnya »

Secercah Keilmuan, Keadilan Mengamanahkan

Ilmu itu didahulukan sebelum amal. Dan ilmu itu secercah cahaya, bagi kematangan kepemimpinan. Dalam kepemimpinan surgawi, semua hal bisa dipelajari. Itulah yang membedakan. Cara seseorang memandang sebuah peristiwa, sangat menentukkan sebuah kebijakan dalam mendistribusikan amanah perorangan. Sehingga dalam kepemimpinan surgawi; amanah itu didistribusikan bukan berdasarkan nasab ataupun kedekatan personal, tapi didistribusikan berdasarkan daya juang, kompetensi,dan kejujuran.

Baca selengkapnya »

Hafizhun Alim

Hafizhun Alim merupakan syarat mutlak untuk menjadi pemimpin muslim yang rabbani. Dan syarat ini berlaku di manapun pemerintahan sehat berada. ‘Pandai menjaga amanat dan berwawasan luas’, itulah Hafizhun Alim. Walaupun, seorang Hafizhun Alim faktanya semakin langka ditemukan di dalam negara yang penuh carut marut perpolitikan seperti ini.

Baca selengkapnya »

Telaga Keilmuan

Dalam sejarah para sahabat Rasululullah Saw tercatat bahwa, di antara khulafaur rasyidin, Ali bin Abi Thalib-lah yang paling mapan keilmuannya. Jika Abu Bakar As-siddiq terkenal dengan amalannya yang luar biasa. Umar bin Khattab terkenal dengan keberanian dan ketegasannya. Usman bin Affan terkenal dengan sifat santunnya. Maka Ali bin Abi Thalib merupakan telaga keilmuan umat muslim.

Baca selengkapnya »

Ilmu dan Amal; Dua Sejoli yang Tak Terpisahkan

Kebanyakan dari kita memiliki pola pikir bahwa jika sudah lulus master, maka akan mendapat pekerjaan yang bergengsi, bermartabat, dan sebagainya. Jika demikian yang terjadi, maka martabat seseorang ditentukan oleh pendidikan formalnya yang terkadang menipu. Memang, dalam Islam Allah SWT akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu. Namun tidak hanya berhenti di sana, karena setelah ilmu ada amal (pengamalan). Ilmu dengan amal layaknya dua sisi koin yang tak bisa dipisahkan.

Baca selengkapnya »
Organization