Home / Aulia Rahim

Aulia Rahim

Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan. Disela-sela menuntut ilmu sebagai mahasiswa diberikan amanah oleh dekanat menjadi reporter Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan.

Kapan Berkilau Jika Galau?

Betapa bahagianya manusia jika hidup dikelilingi oleh kilauan kebaikan. Di rona-rona wajah mereka terlukiskan kegembiran untuk selalu bersyukur, bersabar demi meraih keridhoan Sang Pemilik Kekuasaan. Betapa sedihnya manusia jika hidup dikelilingi oleh galau keburukan. Raut muka mereka menggambarkan kedukaan yang tak berkesudahan tak hanya di dunia, di akhirat pun tetap dipertahankan. Kapan berkilau jika diri ini masih galau?

Baca selengkapnya »

Nasihat yang Diam

Nasihat yang diam telah banyak mengajarkan manusia akan nilai-nilai kebaikan untuk mendekatkan diri kepada-Nya agar manusia semakin rajin beribadah dan berbuat kebaikan selama dia hidup. Terlalu keras hati ini jika nasihat yang diam pun tak mampu mengubah keburukan-keburukan yang hingga saat ini masih dikerjakan. Tak ada sedikit pun rasa bersalah mengerjakan keburukan itu padahal sudah diberikan nasihat oleh sesama dan nasihat yang diam. Apakah ini cerminan bagi diri kita sendiri?

Baca selengkapnya »

Al-Quran atau Koran?

Kembali kepada diri manusia sendiri. Ia harus pandai memilah dan memilih bacaan yang bermanfaat bagi dirinya. Apakah bacaan yang akan mempermudah dia untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya ataukah bacaan yang akan mempermudah dia untuk melupakan dan menjauhi diri dari-Nya?Jika jawabanya jelas, mengapa hingga saat ini kita masih ragu dan malas untuk rutin membacanya? Mengapa kita membiarkannya tergeletak tak tersentuh sedikit pun? Bukankah dengannya kita dibimbing untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak?

Baca selengkapnya »

Keburukan Mengalahkan Kebaikan

Keburukan mengalahkan kebaikan, terlalu banyak orang-orang yang melakukan keburukan. Mengapa diri ini tidak mau melakukan yang berbeda dari orang lain? Jika orang lain melakukan keburukan berarti diri ini harus melakukan kebaikan agar mengurangi jumlah orang-orang yang melakukan keburukan. Apa artinya jika kita mengikuti sekelompok orang yang hendak menuju jurang? Apakah kita akan selamat dari jurang tersebut? Kemungkinan, selamat sangat kecil, kecuali di tepi jurang diri ini sadar bahwa sedang berada di tepi jurang kemudian berlari sekuat tenaga agar tak terjerumus ke dalamnya. Tapi, apabila diri ini tak menyadari maka diri ini pun akan ikut terjun ke dalam jurang yang dilakukan oleh orang-orang sebelumnya.

Baca selengkapnya »

Adakah Persoalan yang Berbahaya?

Tak ada persoalan hidup yang berbahaya, berbahaya itu muncul jika tidak dihadapi dengan benar atau hanya dibiarkan saja sehingga membuat orang yang tertimpa persoalan itu menjadi gelisah tak karuan. Hadapilah dengan optimis semua persoalan hidup yang ada. Semua persoalan itu pasti ada jalan keluarnya.

Baca selengkapnya »

Maksiat Menghilangkan Karunia-Nya

Hentikanlah segala perbuatan buruk atau maksiat yang selama ini dilakukan oleh diri baik yang disadari ataupun tak tersadari. Sebab, kita tak mau karunia yang tersebar luas itu menghilang dari dalam diri manusia. Biarkanlah karunia-Nya itu tetap bersemayam di dalam diri sebagai penyemangat di kala berbuat kebaikan atau ibadah. Karunia-Nya itu pula yang akan menjadi pengingat di kala manusia hampir membelokkan diri dari jalan yang ditunjuki-Nya.

Baca selengkapnya »

Untuk Apa Aku Diciptakan?

Azzamkanlah dengan kuat di dalam diri kita. Aku diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah yang akan menuntun manusia kepada cahaya Ilahi yang selama ini sangat dinanti-nanti. Cahaya yang akan mengantarkan setiap makhluk ke suatu tempat yang indah dan tak pernah terbayangkan sedikitpun saat berada di dunia. Sebab, tempat itu tak ada yang pernah melihat, mendengar, mencium ataupun merasakannya.

Baca selengkapnya »

Bersih Pangkal Sehat

Dengan menjaga kebersihan baik lingkungan, badan, jiwa dan pikiran akan terwujudnya suatu keindahan yang dihiasi dengan berbagai amal kebaikan. Keindahan yang semua orang pun menginginkannya. Tapi, tak semua orang mampu untuk menciptakannya. Dari bersih akan berbuah indah dan sehat. Dari indah dan sehat itu akan berbuah kembali kebaikan-kebaikan yang akan mengantarkan manusia pada pahala-pahala. Pahala-pahala itulah yang akan mendekatkan sang insan menuju keridhaan-Nya.

Baca selengkapnya »

Berdzikirlah

Mari luangkan waktu beberapa menit atau jam untuk menenangkan hati sekaligus beribadah kepada-Nya. Kita semua diberikan waktu dua puluh empat jam sama untuk setiap manusia. Tetapi, hanya sedikit manusia yang memberikan alokasi waktunya lebih banyak untuk mengingat-Nya dalam setiap gerak-gerik. Ketenangan di dunia dan ketenangan di akhiratlah yang kita tuju selama ini. Siapkan dari sekarang diri ini agar selalu mengingat-Nya dalam setiap dzikir yang terucapkan. Baik ketika beribadah ataupun ketika beraktivitas sehari-hari.

Baca selengkapnya »

Berdoalah Kepada Allah

Berdoalah selagi nafas ini masih berhembus, selagi detak jantung ini masih bergetar dan selagi nyawa masih berada di dalam raga. Apalah artinya sebuah doa jika nafas ini terhenti, detak jantung tak ada lagi, nyawa pun telah pergi. Semua hanya akan berakhir sia-sia. Berdoalah untuk diri kita sendiri, orang tua, keluarga, orang-orang yang ada di sekitar kita agar mereka semua mendapatkan perindungan dan rahmat-Nya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca selengkapnya »
Organization