Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Seluruh Masjid Di 81 Provinsi Turki Gelar Shalat Ghaib Untuk Jenazah Mursi

Seluruh Masjid Di 81 Provinsi Turki Gelar Shalat Ghaib Untuk Jenazah Mursi

Presiden Erdogan turut serta dalam shalat ghaib untuk Mursi. (Anadolu)

dakwatuna.com – Ankara. Kementerian Agama Turki menyerukan pelaksanaan shalat ghaib untuk jenazah Presiden Terkudeta Mesir, Muhammad Mursi, Selasa (18/06/2019).

Seluruh masjid di 81 provinsi di Turki kemudian penuh dengan jemaah shalat ghaib untuk Mursi itu.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (19/06/2019), ribuan warga Turki turut serta dalam gelaran shalat ghaib di Istanbul.

Sementara di Ankara, sekitar 500 orang menggelar shalat gaib berjamaah di tengah jalan dan membuat lalu lintas di luar kedutaan Mesir terhambat.

Diketahui, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki sangat dekat dengan Mursi dan Jamaah Ikhwanul Muslimin.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga telah menyampaikan duka citanya atas kematian Mursi yang mendadak, namun dinilai banyak pihak telah dapat diprediksi.

Erdogan, dalam kalimatnya, bahkan menyematkan gelar ‘syahid’ kepada Mursi.

Tak hanya di Turki, shalat ghaib untuk Mursi juga tampak digelar di sejumlah negara seperti Tunisia, Qatar, Belgia, Sudan, Yordania, dan lainnya.

Diketahui, Mursi menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani sesi persidangan pada Senin (17/06/2019). Menurut keterangan, ia sempat mengikuti sidang selama 20 menit, sebelum kemudian pingsan dan meninggal dunia.

Putra Presiden Muhammad Mursi, Ahmad Mursi menyebut ayahnya dimakamkan saat fajar bersama tokoh-tokoh senior Ikhwanul Muslimin.

Melalui unggahannya di Facebook, Ahmad menjelaskan ayahnya dimakamkan di Nasr City, Kairo. Hal itu dilakukan setelah piham pemerintah tidak memberi izin Mursi dimakamkan di tanah kelahirannya, Sharqiya.

Pemakaman Mursi, lanjut Ahmad, hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat saja.

“Kami memandikan jasad tubuh mulianya di rumah sakit penjara Taro, menyalatkannya di masjid penjara. Ia dimakamkan di pemakaman bersama pimpinan spiritual Ikhwanul Muslimin,” tulis Ahmad, seperti dikutip dari Aljazeera. (whc/dakwatuna.com)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

7 Manfaat Traveling saat Libur Kuliah Bareng Teman-Teman

Figure
Organization