Home / Berita / Internasional / Eropa / Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Bendara Jerman. (www.forbes.com)

dakwatuna.com – Berlin. Kepala Badan Intelijen Jerman (German domestic intelligence service), Thomas Haldenwang mengungkapkan kepada harian Welt am Sonntag bahwa perkembangan yang terjadi beberapa tahun terakhir ini memaksa pihaknya memberikan perhatian lebih terhadap gerakan ekstrem sayap kanan.

“Kami mengamati aktivitas berbagai kelompok sayap kanan ekstremis yang sedang membangun jaringan yang kuat satu sama lain,” kata Haldenwang, dikutip dari kantor berita Anadolu, Selasa (16/04/2019).

Haldenwang mencatat batasan antara kubu sayap kanan ekstrem dan warga demonstran populis yang tidak puas dengan kebijakan politik saat ini menjadi semakin tak menentu.

Selain kelompok ekstremis sayap kanan, Haldenwang juga memperingatkan tentang organisasi teroris DAESH (ISIS) yang masih aktif di tanah Suriah dan Irak.

“Kita tak bisa mengatakan bahwa bahaya Daesh telah berakhir,” kata dia.

“Kami masih memiliki banyak bukti tentang serangan-serangan Daesh. Kami harus bersiap bahwa serangan tersebut bisa juga terjadi di Jerman, ” lanjut Haldenwang.

Haldenwang mengungkapkan bahwa pihaknya mengetahui bagaimana para ekstrimis dan teroris berkomunikasi satu sama lain. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization