Home / Berita / Internasional / Asia / Tiga Kali Jerman Berbicara tentang Arab Saudi dengan Nada Keras

Tiga Kali Jerman Berbicara tentang Arab Saudi dengan Nada Keras

Kanselir Jerman, Angela Merkel. (aljazeera.net)
dakwatuna.com – Berlin. Kanselir Jerman Angela Merkel menegaskan negaranya tidak akan memasok persenjataan kepada Arab Saudi. Langkah itu menyusul keraguan yang muncul atas nasib jurnalis Jamal Khashoggi, dimana hingga saat ini jasadnya belum diketahui.

Dalam sebuah konferensi pers, Merkel kembali mengulang kecamanannya terhadap peristiwa yang menimpa Khashoggi. Seperti diketahui, Arab Saudi telah mengakui bahwa pria 59 tahun terbunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul 2 Oktober lalu.

“Pertama, kami menyesalkan peristiwa ini dengan kecaman keras seperti yang dijelaskan sebelumnya. Kedua, ada keperluan mendesak untuk mengklarifikasi apa yang telah terjadi. Itu belum hilang dari benak kami,” kata Merkel dikutip dari Aljazeera.net.

“Ketiga, saya sepakat dengan mereka yang bilang agar ekspor senjata dihentikan dalam kondisi seperti ini,” imbuhnya.

Merkel menjelaskan, tidak ada senjata untuk Arab Saudi selama masih ada pertanyaan soal Khashoggi.
Sebelumnya, Jerman, Perancis dan Inggris meminta Arab Saudi memberi penjelasan yang dapat dipercaya tentang keadaan pasti kematian jurnalis Jamal Khashoggi di konsulatnya di Turki. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Meski Kalah, Ternyata 64 Persen Warga Israel Ingin Operasi Militer di Gaza Lanjut