Home / Berita / Internasional / Asia / Politisi Ekstrem Kanan Jerman Umumkan Perang Terhadap Islam

Politisi Ekstrem Kanan Jerman Umumkan Perang Terhadap Islam

Burn Gorman, Politisi anti-Islam di Jerman. (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Berlin. Sebuah video yang diungkap oleh dua media Jerman, menunjukkan permusuhan ‘Partai Alternativ untuk Jerman’ (AfD) kepada Islam. Di dalam video tersebut, tampak pimpinan partai mengancam akan memerangi Islam dan manifestasinya di Turki jika partainya berkuasa.

“Setelah berkuasa, kami akan melakukan berbagai hal penting untuk melanjutkan kebebasan hidup di masa depan. Kami juga akan menginstruksikan untuk mengakhiri tiga ‘Mim’ yang ada di Boshporus (Turki, red), yaitu Muhammad, Menara dan Muadzin,” kata Burn Gorman dalam rekaman video tersebut.

Dilansir dari Aljazeera.net, Gorman adalah ketua fraksi Partai AfD di parlemen negara bagian Thüringen. Disinyalir, video itu direkam pada pertemuan Partai pada (20/01/2018) lalu. Partai AfD merupakan salah satu partai sayap kanan yang ada di Jerman.

Masih menurut Gorman, menghilangkan tiga hal yang ia sebutkan di atas masih belum mungkin dilakukan sekarang. “Karena kami saat ini belum berkuasa,” katanya. Ia juga meyakinkan, Muslimin baik di Jerman maupun Eropa, tidak akan dapat membangun menara dengan dalih kebebasan beragama.

Lebih lanjut, Gorman mengklaim Islam tidak sesuai dengan nilai dan cara hidup yang dianut Eropa. “Tempatnya (Islam, red) adalah di Timur Tengah dan Afrika kulit hitam. Bukan di Jerman ataupun Eropa. Sementara ancaman Islam di Jerman sudah sangat serius. Muhammad membawa agamanya dan memicu perang,” lanjutnya.

Born Gorman merupakan politisi Jerman yang dikenal kerap melontarkan pernyataan provokasi. Ia pernah menyeru perubahan politik di Jerman hingga 180 derajat. Sementara pimpinan partai AfD pernah mengusulkan pencopotan Gorman dari keanggotaan partai. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization