Home / Berita / Internasional / Asia / Status Suriah Jadi Pembahasan Utama dalam KTT Ekonomi Arab di Lebanon

Status Suriah Jadi Pembahasan Utama dalam KTT Ekonomi Arab di Lebanon

Plakat bertuliskan Republik Arab Suriah. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Beirut. KTT Ekonomi Arab, yang diselenggarakan oleh Beirut pada hari ini waktu setempat, akan membahas rancangan resolusi yang disiapkan oleh para menteri luar negeri pada 29 poin agenda.

Dilansir dari Aljazeera, Ahad (20/01/2019), beberapa poin yang paling menyita perhatian di antaranya, adalah dukungan investasi untuk negara-negara tuan rumah bagi pengungsi Suriah, serta pendirian Uni Bea Cukai Arab.

Anehnya, perwakilan tinggi setingkat kepala negara sangat minim dalam KTT pembuka KTT Liga Arab yang akan digelar beberapa waktu mendatang. Hanya ada tiga kepala negara yang hadir, yaitu Emir Qatar Syaikh Tamim bin Hamad Al Tsani, Presiden Mauritania Mohamed Ould Abdel Aziz serta Presiden Lebanon Michel Aoun selaku tuan rumah.

Para kepala negara lain menyatakan ketidakhadiran mereka di detik-detik akhir tanpa alasan yang jelas, seperti Presiden Tunisia dan Presiden Somalia.

Isu kembalinya Suriah ke pangkuan Liga Arab juga ramai dihembuskan. Bahkan, Menlu Lebanon dengan tegas menyebut Suriah harus dirangkul kembali ke pangkuan Liga Arab.

Sementara, Sekjen Liga Arab dalam sebuah pernyataannya menyebutkan, status Suriah harus ditentukan berdasarkan bersama seluruh negara anggota.

Diketahui, keanggotaan Suriah di Liga Arab dinonaktifkan dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan itu menyusul huru-hara dan konflik yang terjadi di negara itu sejak tahun 2011 silam. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization