Home / Berita / Internasional / Asia / Tegas, Qatar Tolak Baikan dengan ‘Penjahat Perang’ Bashar Assad

Tegas, Qatar Tolak Baikan dengan ‘Penjahat Perang’ Bashar Assad

Menlu Qatar Syaikh Muhammad bin Abdulrahman Al Tsani. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Riyadh. Menteri Luar Negeri Qatar Syaikh Muhammad bin Abdulrahman Al Tsani menegaskan sikap negaranya yang menolak rekonsiliasi hubungan dengan Rezim Suriah yang dipimpin Bashar al-Assad.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Selasa (15/01/2019), Syaikh Muhammad menyebutkan, rekonsiliasi dengan Assad pada saat ini sama dengan berbaikan dengan ‘penjahat perang’.

“Qatar tidak melihat adanya urgensi untuk membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus,” imbuhnya saat jumpa pers dengan Ketua Komite Liga Afrika beberapa waktu lalu.

Ada alasan kuat yang mendorong Qatar mengambil langkah tersebut. Salah satunya adalah masih terus dilakukannya serangan terhadap rakyat Suriah dari militer rezim.

“Rakyat Suriah masih terus diserang oleh pasukan Rezim. Rekonsiliasi dengan Rezim Suriah pada tahap ini sama dengan rekonsiliasi dengan seorang penjahat perang,” tegasnya.

Diketahui, sejumlah negara Arab mulai membuka kembali kedutaan mereka di Damaskus. Bahkan, ada isu yang menyebut adanya persiapan untuk menerima kembali Suriah ke Liga Arab. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization