Home / Berita / Internasional / Asia / Demi Kedaulatan Negara, Qatar Tolak Semua Tuntutan Negara Pemboikot

Demi Kedaulatan Negara, Qatar Tolak Semua Tuntutan Negara Pemboikot

Emir Qatar, Tamim Hamad Al Tsani (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Roma. Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatara, Syeikh Muhammad bin Abdulrahman Al Tsani mengatakan, seluruh tuntutan dari Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir diajukan untuk ditolak. Selain itu, Menlu Qatar tersebut menegaskan kesediaan negaranya untuk berunding, tapi tidak menerima setiap pelanggaran terhadap kedaulatannya.

Dalam sebuah konferensi pers di Roma, Sabtu (01/07/2017), Syeikh Muhammad juga mengatakan, 13 tuntutan negara pemboikot merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. Mereka, menurutnya, sengaja ingin agar tuntutan itu tidak diindahkan karena tidak adanya bukti untuk mendukung ‘tudingan’ mereka.

Menlu menambahkan, tujuan dari tuntutan tersebut melanggar kedaulatan Qatar dan memaksakan perwalian pada mereka. Selain itu juga untuk mengakhiri kebebasan berekspresi di Kawasan Teluk, jelasnya.

Lebih lanjut, Menlu kembali menegaskan kesiapan negaranya untuk berunding dan bernegosiasi dengan pihak pemboikot. “Kami berusaha mengambil posisi konstruktif bersama dengan mediator dari Kuwait dan Amerika Serikat,” katanya.

Selain itu, Menlu juga menyesalkan ketiadaan peran Liga Arab dan Dewan Kerjasama Teluk dalam krisis ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada dunia internasional yang menolak pemboikotan.

“Kami mengapresiasi mediasi yang dilakukan Kuwait, peran dari Amerika Serikat dan negara-negara sahabat di antaranya Prancis, Rusia, Jerman …” katanya.

Doha, tambahnya, terkejut dengan penyimpangan KTT Islam Amerika di Riyadh yang seharusnya memerangi terorisme ternyata malah memerangi Qatar.

“Daftar tuntutan tidak berkaitan dengan terorisme, melainkan untuk memaksakan perwalian atas Qatar. Itu suatu yang ditolak dunia internasional,” tegasnya. Teroris bagi negara-negara itu, tambahnya, adalah yang mengancam mereka secara politik. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera.net

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

[Video] Menlu Turki Kejutkan Warga Sudan

Organization