Home / Berita / Internasional / Asia / Bashar Assad Sebut Rekonstruksi Suriah Jadi ‘Prioritas Utamanya’

Bashar Assad Sebut Rekonstruksi Suriah Jadi ‘Prioritas Utamanya’

Bashar Al-Assad. (arabi21.com)
dakwatuna.com – Damaskus. Presiden Suriah Bashar Assad menyebut prioritas utamanya saat ini adalah rekonstruksi negara yang hancur akibat perang sejak tujuh tahun lalu.

“Rekonstruksi menjadi prioritas utama di Suriah, selain terus melanjutkan perang memberantas teroris,” katanya, seperti dilansir dari Al Arabiya, Selasa (10/07).

Perang Suriah meletus pada tahun 2011 silam. Kekerasan telah menghancurkan infrastruktur negara, termasuk listrik dan sistem air, sekolah dan rumah sakit, dan institusi lain yang dibutuhkan untuk kehidupan sipil sehari-hari.

Tahun 2017, Bank Dunia memperkirakan biaya kerugian akibat perang di Suriah mencapai $ 226 miliar. Jumlah itu setara dengan empat kali produk domestik bruto Suriah sebelum terjadi perang.

Pejabat tinggi di Barat secara terbuka menegaskan bahwa negara mereka tidak akan menyediakan dana rekonstruksi tanpa transisi politik yang kredibel dari Assad.

Sementara Suriah, yang memperkirakan rekonstruksi akan menelan dana sebesar $ 200 miliar, bertekad untuk menolak kontribusi Barat.

Pada Juni lalu, saat wawancara dengan saluran TV Rusia, NTV, Assad menyebut, “Barat tidak akan jadi bagian rekonstruksi Suriah. Karena sangat sederhana kami tidak mengizinkan mereka jadi bagian itu, entah mereka membawa uang ataupun tidak.”

Lebih dari enam juta warga Suriah juga terpaksa menjadi pengungsi akibat perang yang berkepanjangan tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi