Home / Berita / Internasional / Asia / The Guardian: Semua Indikator Perang Dunia Ada di Suriah

The Guardian: Semua Indikator Perang Dunia Ada di Suriah

Seorang anak mengendarai sepeda di tengah reruntuhan bangunan di Suriah. (Aljazeera.com)

dakwatuna.com – London. Baru-baru ini surat kabar Inggris, The Guardian, memuat tulisan jurnalis senior Simon Jenkins tentang situasi di Suriah. Menurut Jenkins, semua yang mengikuti informasi tentang Suriah pasti menyadari bahwa segala indikator yang ada mengarah pada perang dunia.

Namun Jenkins menyayangkan sikap pemimpin-pemimpin Barat yang menyikapinya sebagai konfrontasi besar. Seakan mereka tidak pernah belajar dari sejarah, imbuhnya.

Jenkins juga menyangkal pernah mendengar seorang pengamat yang menjelaskan serangan rudal ke Suriah akan membawa kemajuan pada proses perdamaian. Atau sekedar menjatuhkan diktatornya, Bashar Assad.

Sebaliknya, Jenkins menilai serangan ke Suriah hanya akan menghancurkan bangunan atau bahkan membunuhi lebih banyak manusia.

Sementara itu, Jenkins berpandangan bahwa waktu hukuman bagi penguasa Suriah adalah saat perang telah berakhir. Intervensi asing, lanjutnya, tidak akan membuat perbedaan, atau justru malah menunda berakhirnya perang.

Pada akhir tulisan dikatakan bahwa situasi di Suriah menunjukkan lemahnya fondasi perdamaian internasional. Terutama ketika keseimbangan kekuatan terpecah. Sementara negara adikuasa seakan tidak dapat tersentuh dengan situasi yang terjadi.

Krisis Suriah merupakan titik sentuh pertama antara Barat dan Timur sejak Perang Dingin. Tampaknya dunia harus bergantung pada Rusia, bukan AS, dalam hal kesabaran dan menahan diri. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

[Video] Seorang Guru Ingin Cium Tangannya, Begini Respon Erdogan

Organization