Home / Berita / Internasional / Asia / Dalam Sehari, Israel Bunuh 3 Warga Palestina dan Lukai 40 Orang

Dalam Sehari, Israel Bunuh 3 Warga Palestina dan Lukai 40 Orang

Seorang korban luka ditandu oleh tim medis. (Anadolu)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Sedikitnya tiga warga Palestina terbunuh dan 40 lainnya terluka akibat serangan peluru Israel, Jumat (21/12/2018). Insiden tersebut terjadi dalam lanjutan Pawai Kepulangan Palestina dan upaya mengakhiri blokade yang digelar secara damai di perbatasan Gaza.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Kementerian Kesehatan Palestina merinci korban yang gugur terkena peluru Israel. Mereka adalah Abdulaziz Abu Syariah (28 tahun), Maher Yasin (40 tahun), Mohammed Jahjouh (16 tahun).

Sementara korban luka, kementerian itu menyebut ada 40 orang termasuk dua orang jurnalis dan empat tenaga medis. Namun tidak dijelaskan seberapa parah luka yang diderita.

Aksi damai tersebut telah digelar sejak akhir Maret 2018 lalu. Dengan tiga orang tersebut, total ada 242 warga Palestina di Jalur Gaza yang gugur dalam aksi tersebut.

Sementara itu, jumlah korban luka dalam periode waktu yang sama menjadi sekitar 25.000 orang.

Menanggapi hal itu, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) melayangkan kecaman keras terhadap Israel.

“Perlakuan kejam yang dilakukan pasukan Israel terhadap para demonstran damai, mengakibatkan dorongan untuk terus membunuh,” kata Hamas dalam pernyataannya.

Selain itu, Hamas juga menuding cara-cara Israel telah disusun secara sistematis. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization