Home / Berita / Internasional / Asia / Pemimpin Partai Koalisi Erdogan ‘Serang’ Saudi, UEA dan Jerman

Pemimpin Partai Koalisi Erdogan ‘Serang’ Saudi, UEA dan Jerman

Pemimpin Partai Gerakan Nasional Turki Devlet Bahceli. (AlJazeera)
dakwatuna.com – Ankara. Pemimpin Partai Gerakan Nasional Turki Devlet Bahçeli mengecam Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) yang dianggapnya mendukung Unit Perlindungan Rakyat Kurdi. Menurutnya, kedua negara menjadi semacam belati yang menusuk Islam dari belakang.

Selain itu, Bahceli yang merupakan rekan koalisi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ini juga menyerang Jerman atas pelaksanaan Konferensi Islam Sekuler di Berlin beberapa waktu terakhir.

Dalam pidatonya di hadapan fraksi Gerakan Nasional di Parlemen Bahceli menyebut adanya dugaan Saudi dan UEA memberi bantuan dana untuk milisi kurdistan tersebut. Jika benar, menurutnya, hal sama saja dua negara itu telah mati tersandera Amerika Serikat (AS).

Bahceli juga memberi sebutan untuk masing-masing dari kedua negara itu. Arab Saudi disebutnya belum sepenuhnya terbuka atas kejahatan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Sementara UEA disebutnya selalu menunjukkan permusuhan pada Turki.

“Di mana Islam di negara-negara yang menjadi sandera imperealisme?Rezim-rezim yang memusuhi Turki dan rakyatnya ini tak ubahnya belati yang terhunus di belakang Islam,” katanya dikutip dari Aljazeera.net, Rabu (05/12/2018).

Lebih lanjut, Bahceli mengecam Jerman atas penyelenggaraan Konferensi Islam Sekuler pada 28 November silam. Menurutnya, Mendagri Jerman sama sekali tidak punya hak untuk menyelenggarakan konferensi semacam itu.

Diketahui, konferensi tersebut dihadiri dan diinisiasi oleh sejumlah tokoh yang dikenal keras permusuhannya terhadap Islam. Bahkan informasi yang berkembang menyebut penyelenggara menyediakan daging babi sebagai salah satu hidangan dalam acara. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization