Home / Berita / Internasional / Asia / Terkait Kasus Pembunuhan Khashoggi, Erdogan Tak Percayai Putra Mahkota Saudi

Terkait Kasus Pembunuhan Khashoggi, Erdogan Tak Percayai Putra Mahkota Saudi

Presiden Turki saat menyampaikan sambutan di pembukaan COMCEC OKI ke-34. (Anadolu).
dakwatuna.com – Buenos Aires. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali angkat suara terkait hasil penyidikan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Ia menyebutkan, pihaknya masih meragukan keterangan yang menyebut Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman (MBS) sama sekali tidak terlibat di dalam kejahatan itu.

Saat jumpa pers penutupan KTT G-20 di Argentina, Erdogan menuding Saudi menutupi fakta kematian jurnalis 59 tahun tersebut. Ia menegaskan, fakta-fakta yang terungkap adalah berkat kerja keras negaranya.

Dalam kesempatan itu, Erdogan juga menyebut keterangan Arab Saudi selama ini sangat meragukan dan bohong.

“Kami sama sekali tidak melihat topik ini secara politis. Insiden ini murni kejahatan, dan kami melihatnya demikian. Saya menyesal untuk mengatakan hak asasi manusia dan otoritas administratif Turki belum menerima dukungan seharusnya dari pihak berwenag Arab Saudi terkait penyidikan,” katanya dikutip dari Aljazeera.net, Senin (03/12/2018).

Lebih lanjut Erdogan menegaskan, negaranya sama sekali tidak berniat menghadirkan bahaya bagi keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Ia juga membantah pernyataan MBS yang menyebut tidak ada yang bisa dituduh dalam kasus ini mengingat insiden tersebut tidak murni kejahatan pada awalnya.

Selain itu, Erdogan juga mengungkap pernyataan PM Kanada yang menyatakan tidak percaya dengan keterangan MBS terkait pembunuhan Khashoggi.

“Saat pertama mengetahui kejahatan tersebut, kami memobilisasi semua energi untuk mengungkapkan seluruh fakta-faktanya,” pungkas Erdogan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Israel Serang Basis Militer Iran di Suriah