Home / Berita / Internasional / Asia / Buntut Pembunuhan Khashoggi, Jerman Bekukan Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Buntut Pembunuhan Khashoggi, Jerman Bekukan Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Kapal Perang Arab Saudi. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Berlin. Pemerintah Jerman mengumumkan penghentian semua penjualan senjata ke Arab Saudi. Bahkan, negara beribu kota di Berlin itu melarang warga Saudi yang terlibat dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi untuk masuk ke Jerman.

Dilansir dari Aljazeera.net, Selasa (20/11/2018), pengumuman dilakukan oleh Kementerian Ekonomi Jerman. Disebutkan, Dewan Menteri negara itu memutuskan larangan penerbitan lisensi ekspor senjata ke Riyadh.

Lebih lanjut, Jerman juga menangguhkan lisensi ekspor senjata yang telah diterbitkan sebelumnya. Selain juga penegasan untuk tidak mengeluarkan lisensi penjualan senjata lainnya ke Arab Saudi.

Diketahui, hingga saat ini Jerman telah mengeluarkan larangan penjualan sembilan macam senjata ke Arab Saudi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman menegaskan, negaranya mengeluarkan larangan masuk untuk 18 warga Saudi yang diduga terlibat dalamkasus pembunuhan Khashoggi.

Disebutkan, keputusan itu merupakan hasil dari koordinasi bersama dengan Prancis dan Inggris. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization