Home / Berita / Internasional / Asia / Para Pembantu Trump Desak Hamas Akui Israel

Para Pembantu Trump Desak Hamas Akui Israel

Suasana jalanan di Jalur Gaza saat milad Hamas, Jumat (11/12/2015) (today’s opinion)
dakwatuna.com – Washington. Tiga orang Pembantu Senior Presiden Amerika Serikat menyeru Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) agar mengakui keberadaan Israel, Jumat (20/07).

Seruan itu tertulis dalam sebuah artikel yang mereka tulis bersama dan dimuat di Washington Post. Mereka adalah menantu Trump, Jared Kushner; Utusan Presiden untuk Perundingan Internasional, Jason Greenblatt; serta Dubes Amerika di Israel, David Friedman.

Mereka bertiga adalah tim yang ditugaskan Trump untuk merumuskan solusi bagi konflik Palestina-Israel.

Dalam artikel tersebut, ketiganya menyeru Hamas untuk mengakui dan memberi legitimasi pada Israel. Selain itu, mereka juga mendesak agar Hamas mematuhi perjanjian politik serta menghentikan kekerasan.

“Akan lebih bijaksana untuk mengakui bahwa tidak ada pilihan yang lebih baik. Semua di Timur Tengah menerima kenyataan ini (keberadaan Israel, red),” tulis mereka.

Ketiganya menilai, langkah pengakuan itu akan membuka lebar peluang perdamaian. “Kehidupan akan berangsur membaik secara signifikan dalam waktu singkat bagi rakyat Palestina, jika Hamas menghendaki itu.”

Kushner, Greenblatt, dan Friedman disebut-sebut mengadopsi posisi paling ekstrem oleh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Dalam artikel juga disebutkan, “Jika Hamas menunjukkan niat yang jelas baik perkataan maupun tindakan, maka semua peluang baru untuk proyek-proyek ekonomi akan menjadi mungkin.”

“Tidak ada sebab yang menghalangi warga Palestina di Tepi Barat maupun Gaza untuk mencapai kesuksesan ekonomi jika mereka membiarkan kami membantu.”

Hamas harus fokus pada masalah ekonomi Gaza, imbuh mereka. Selain juga mendesak agar kuasa atas Jalur Gaza diserahkan kepada Otoritas Palestina.

Beberapa bulan terakhir, ketiganya mencoba untuk mendorong proyek-proyek pembangunan di Gaza. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komentari Kasus Khashoggi, Putin: AS Harus Bertanggung Jawab

Organization