Home / Berita / Internasional / Asia / Perang Yaman, Begini Sikap Qatar

Perang Yaman, Begini Sikap Qatar

Menlu Qatar Syaikh Muhammad bin Abdulrahman Al Tsani. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Brussel. Menteri Luar Negeri Qatar Syaikh Muhammad bin Abdulrahman Al Tsani menegaskan, konflik di Yaman hanya bisa diselesaikan melalui meja perundingan.

Dikutip dari Aljazeera, hal itu ia sampaikan saat pertemuan dengan pejabat Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa di Brussel, Belgia.

Lebih lanjut, Syaikh Muhammad juga menyampaikan sikap negaranya terhadap perang di Yaman. Menurutnya, Doha tidak akan mendukung pihak manapun alias netral.

Menlu Qatar menjelaskan, negaranya terus mengikuti perkembangan di Yaman. Qatar juga menjadi bagian dari Koalisi Arab yang dipimpin Saudi. Saat itu tujuan koalisi adalah mencari solusi politik dan mempersatukan semua faksi di Yaman, jelasnya.

Arah kebijakan Koalisi Arab saat ini berubah, imbuh Syaikh Muhammad. Ini menyusul terungkapnya penjara rahasia, penyiksaan, dan agenda konflik di antara negara-negara koalisi.

Selain itu, Menlu Qatar tersebut juga menegaskan tidak mendukung Iran. Doha senantiasa mendukung stabilitas bagi seluruh rakyat Yaman. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization