Home / Berita / Internasional / Asia / Setelah Saudi, Kini Giliran Abu Dhabi Diancam Kelompok Syiah Hutsi

Setelah Saudi, Kini Giliran Abu Dhabi Diancam Kelompok Syiah Hutsi

Hutsi mengancam Emirat. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Sanaa. Juru bicara militer Hutsi Yaman, menyebut Abu Dhabi tidak dalam keadaan aman mulai saat ini. Menurutnya, ibu kota Uni Emirat Arab itu berada dalam jangkauan rudal-rudal Hutsi.

Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (02/06), ancaman itu disampaikan oleh Brigadir Jenderal Sharaf Ghalib Luqman. Ia juga menyeru para investor di Dubai dan Abu Dhabi untuk menanggapi serius ancamannya ini.

Menurutnya, eskalasi UEA di pantai barat Yaman akan dihadapi dengan eskalasi lebih kuat yang tak terduga oleh pasukannya.

Sebelumnya, militer UEA menyebut berhasil memulihkan beberapa basisnya di al-Hudaydah, dan tengah bersiap melakukan hal serupa di Hays dan Al Khawkhah.

Luqman melalui kantor berita milik Hutsi, ‘Saba’, juga membantah media Saudi dan UEA yang menyebut adanya ‘kemenangan’. Menurutnya, yang ada justru ‘kemenangan palsu’.

Lebih lanjut, Luqman juga berbicara tentang kesiapan pihaknya untuk merebut kembali sejumlah tempat. Ia menegaskan, daerah yang diduduki ‘kekuatan agresi’ tidak akan pernah aman, atau justru akan menjadi kuburan. (whc/dakwatua)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization