Home / Berita / Internasional / Asia / Video Ziad Fakhoury tentang Kondisi Anak-anak Al-Quds, Capai Dua Juta Penonton

Video Ziad Fakhoury tentang Kondisi Anak-anak Al-Quds, Capai Dua Juta Penonton

Ziad Fakhoury. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Video bocah asal Palestina, Ziad Fakhouri yang menjelaskan kondisi anak-anak Al-Quds mendapat tanggapan luas di media sosial. Pasalnya, video yang diunggah sekitar tujuh pekan lalu itu mencatat jumlah penonton fantastis, dibanding video yang lain.

Dilansir Aljazeera.net, Selasa (21/02), video Ziad disaksikan oleh dua seperempat (2,25) juta penonton. Video itu diunggah oleh laman Al-Quds di salah satu media sosial, Facebook.

Selain itu, video Ziad juga mencapai rekor bagi postingan-postingan laman tersebut. Tercatat, jumlah jangkauan mencapai delapan juta, 74 ribu suka, 57 ribu share, dan sembilan ribu komentar.

Dalam video tersebut, Ziad menjelaskan kondisi yang dihadapi anak-anak Al-Quds. Ia menegaskan bahwa anak-anak Al-Quds tidak tahu apa-apa dan marah dengan dunia luar yang seakan tidak peduli.

Selain itu, Ziad juga mengungkap kesulitan hidup yang dialami rakyat dan anak-anak Al-Quds. Berbagai penderitaan ia sorot seperti penangkapan terhadap anak-anak, penyidikan, tahanan rumah hingga tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan.

Lebih lanjut, Ziad cilik juga mempertanyakan sikap otoritas HAM dan dunia secara keseluruhan. Menurutnya, nasib dan masa depan anak-anak Al-Quds menjadi tanggung jawab bagi dunia internasional.

Ziad Fakhoury adalah seorang anak yang baru berusia tiga tahun. Ia berasal dari kota Hebron, Tepi Barat. Ia juga memiliki chanel di YouTube dengan nama “Ziad TV”. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Membaca Arah Hubungan Rusia dan Israel