Home / Berita / Internasional / Asia / Diplomat AS: Al-Quds Harus Jadi Ibu Kota Israel

Diplomat AS: Al-Quds Harus Jadi Ibu Kota Israel

Nikki Haley, dubes Amerika untuk PBB di masa Trump. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – New York. Duta Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, menyampaikan pentingnya menjadikan kota Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu  kota bagi Israel. Selain itu, Haley juga menegaskan, kantor kedutaan AS harus dipindahkan ke Al-Quds.

”Aku pikir perlu menjadikan Al-Quds sebagai ibu kota (Israel), dan memindahkan kantor kedutaan AS kesana,” kata Haley kepada Channel “Christian Broadcasting News (CBN)”, Kamis (18/05/2107).

Haley menambahkan, “Banyak hal yang terdapat di Al-Quds, pertimbangan-pertimbangan itu penting pada sudut ini.”

Terkait pendapatnya tentang Tembok Barat (tembok ratapan), Haley mengatakan, “Aku tidak tahu kebijakan pemerintah AS dalam hal ini. Tapi aku yakin bahwa Tembok Ratapan adalah bagian dari Israel.”

Tembok Barat atau Tembok Ratapan merupakan sebuah tempat yang terletak di sebelah barat Masjid Al-Aqsha Al-Syarif.

Pernyataan Diplomat AS tersebut diungkapkan menjelang kunjungan Presiden AS, Donald Trump ke Israel. Menurut jadwal, kunjungan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei mendatang.

Pada Selasa (16/05) lalu, penasehat keamanan nasional AS, Jendral McMaster mengatakan, Presiden Trump dan ibu negara, Melania Trump, akan mengunjungi Tembok Barat di kota Al-Quds. Namun McMaster menegaskan, kunjungan Presiden Trump ke Tembok Barat itu tanpa didampingi oleh pejabat Israel manapun.

Hal itu dimaksudkan karena Presiden Trump berupaya menghindari  konotasi politik yang berkaitan dengan kedaulatan.

Kelompok Yahudi menyebut Tembok Barat sebagai Tembok Ratapan, dan ribuan dari mereka datang setiap hari kesana untuk berdoa.

Sedangkan Umat Islam meyakini, Tembok Barat itu merupakan bagian Masjid Al-Aqsha, dan tidak mungkin meninggalkannya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Pangeran Saudi: Diharapkan Kantor Kedutaan Israel di Riyadh Segera Dibuka