Home / Berita / Internasional / Asia / Washington Cabut Larangan Masuk Imigran dari 11 Negara

Washington Cabut Larangan Masuk Imigran dari 11 Negara

AS cabut larangan masuk imigran dari 11 negara. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Washington. Amerika Serikat (AS) mengumumkan pencabutan larangan masuk bagi imigran dari 11 negara, Senin (29/01) kemarin. Sebagai gantinya, Washington akan memberlakukan pemeriksaan keamanan lebih ketat dari sebelumnya.

Dilansir dari Aljazeera.net, Selasa (30/01/2018), Menteri Dalam Negeri AS Kristien Nielsen menyebutkan, pihaknya akan menambah standar keamanan dalam menerima imigran masuk ke AS.

Selain itu, Nielsen menambahkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan beberapa lembaga terkait dalam menerima imigran dari 11 negara yang mayoritas Islam tersebut. Disebutkan, 11 negara itu sangat berisiko namun tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan dan kesejahteraan AS.

Menurut Nielsen, langkah ini menjadi salah satu upaya pihaknya untuk skrining ke semua pihak yang ingin bepergian ke AS. Washington, tambahnya, bertekad untuk menghapus agen penipuan yang mengeksploitasi program imigran ke AS.

Sejauh ini, AS belum mengungkapkan rincian dari 11 negara tersebut. Namun, banyak pihak yang meyakini, 11 negara itu mayoritas adalah negara Islam seperti Mesir, Iran, Irak, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, Mali, Somalia, Sudan Selatan dan Korea Utara.

Sebelumnya, pada Oktober 2017 lalu AS mengumumkan larangan masuk imigran dihentikan selama empat bulan. Hal ini dilakukan mengingat kontroversi luas yang ditimbulkan dari keputusan tersebut.

Sementara Donald Trump memutuskan pengurangan sejumlah besar imigran yang akan diterima pada 2018 ini. Tahun ini, AS hanya menerima 45000 imigran, sementara pada 2017 mencapai 53000 jiwa. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization