Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Dukung Al-Quds dan Palestina Berdaulat, Korut Minta Hak Veto AS Dilucuti

Dukung Al-Quds dan Palestina Berdaulat, Korut Minta Hak Veto AS Dilucuti

Perwakilan AS di PBB. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – New York. Korea Utara (Korut) mengecam keras keputusan Presiden Amerikat Serikat (AS) yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota entitas zionis, Israel. Selain itu, Pyongyang juga mendesak agar hak veto yang dimiliki Washington dilucuti. Seperti diketahui, keputusan Trump itu mendapatkan respon keras dari dunia internasional, dan berujung pada tuntutan agar sistem di PBB direformasi.

Menurut laman Newsweek asal AS, Pyongyang mengutuk keras intervensi Washington di Timur Tengah. Melalui salah satu surat kabar di sana, Pyongyang juga menyoroti secara khusus putusan Trump yang menimbulkan kemarahan luas. Bahkan pihak Korut juga mengklaim sebagai bagian dari pendukung berdirinya negara Palestina berdaulat.

“Amerika Serikat secara brutal melecehkan perdamaian dan membuka pintu perang yang menghancurkan Timur Tengah. Dengan begitu, mereka tidak layak berbicara mengenai perdamaian dan keamanan internasional,” tulis surat kabar Korut, Rodong Sinmun, seperti dilansir Aljazeera.net, Jumat (29/12/2017).

Surat kabar itu menambahkan, “Washington berusaha menyebarkan hegemoninya yang seperti kanker ganas kepada PBB dan dunia. Imperealisme jahat itu (Washington), tidak akan mampu terhindar dari isolasi dan disosiasi.”

Menurut Newsweek, DK PBB yang tak berdaya dihadapan kehendak AS telah banyak mengambil keputusan melawan Korut atas proyek nuklirnya. Hal ini yang dikecam keras oleh surat kabar Korut itu. Disebutkan, “Saat ini waktunya bagi PBB untuk menyadari pentingya reformasi di tubuh DK setelah selalu kalah di hadapan kesewenangan satu anggota (melalui hak veto-nya, red).”

Kecaman terhadap PBB rupanya juga datang dari Trump sendiri. Hal ini tampak setelah 128 negara menyatakan penolakan terhadap putusannya di sidang darurat Majelis Umum beberpa waktu lalu. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Figure
Organization