Home / Berita / Internasional / Asia / Setelah Maroko Menolak, Mauritania atau Mesir Diusulkan Jadi Tuan Rumah KTT Liga Arab

Setelah Maroko Menolak, Mauritania atau Mesir Diusulkan Jadi Tuan Rumah KTT Liga Arab

Salah satu foto KTT Liga Arab (islammemo.cc)
Salah satu foto KTT Liga Arab (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Maroko. Organisasi regional Liga Arab mengumumkan pada Jumat petang kemarin (19/2/2016) bahwa setelah Maroko menolak menjadi tuan rumah, maka KTT Liga Arab akan dipindahkan ke Mauritania.

Sebagaimana diberitakan Anadolu Agency (20/2/2016), Wakil Sekjen Liga Arab, Ahmad Huly, pelaksanaan KTT akan dipindahkan ke Mauritania setelah penolakan Maroko untuk menjadi tuan rumah sesuai gilirannya, yang dijadwalkan ulang tanggal 6-7 April 2016.

Huly menjelaskan bahwa setelah Maroko menolak, KTT Liga Arab tetap akan dilaksanakan di Mesir sebagai negara tempat kantor pusat Liga Arab berada, kecuali jika negara yang menjadi giliran berikutnya (Mauritania) berkenan menggantikan Maroko.

Huly menyatakan bahwa Menlu Maroko, Shalahuddin Mizwar, telah menyampaikan secara resmi ketidaksiapan negaranya menjadi tuan rumah KTT kepada Sekjen Liga Arab melalui telepon, dan selanjutnya menunggu surat tertulis Maroko secara resmi mengenai hal itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Maroko mengemukakan alasan ketidakseriusan langkah-langkah yang dicapai dalam KTT Liga Arab selama ini dalam menyelesaikan berbagai persoalan di kawasan regional Arab, seperti penjajahan Israel, konflik di Yaman, Suriah, dan Irak. (rem/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Agency

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Duduk Berdampingan dengan Menlu Yaman, Netanyahu: Kami Ukir Sejarah

Organization