Home / Arsip Kata Kunci: istri (halaman 4)

Arsip Kata Kunci: istri

Beberapa Sarana Membangun Rumah Tangga Islam

Ilustrasi. (muslim365.com)

Beberapa sarana untuk membangun rumah tangga Islam antara lain: memilih calon dengan baik, meluangkan waktu bertemu di dalam rumah, meluangkan waktu untuk berbelanja dan memperbaiki bersama barang yang rusak, mencukupi kebutuhan kelembutan jiwa dan kemasyarakatan, memanfaatkan waktu makan, pemanfaatan nenek dan kakek untuk menyampaikan kemampuan keduanya dalam bercerita dan pemanfaatan sarana modern, melakukan semangat kebaikan umum secara bersama, menjaga agar terlaksana hak-hak tetangga, dan membahagiakan istri.

Baca selengkapnya »

Pancarkan Pesona Diri di Hadapan Suami

Ilustrasi. (amnahakim.com)

Faktanya memang masih banyak suami yang tertarik pada istri melalui kepribadian sang istri. “Keseksian sejati seorang istri justru terletak pada keunikan mengemas dan merepresentasikan keseluruhan dirinya sebagai istri yang menunjukkan kenyamanan dalam bertindak dan bergaul, percaya diri namun santun dan menghargai orang lain—dalam hal ini, sebagai ummahat dan/atau muslimah, ya buat suami."

Baca selengkapnya »

Memotivasi Istri Kerja di Rumah

Ilustrasi. (inet)

Motivasi utama setiap muslim adalah bekerja untuk mencari ridha Allah SWT. Termasuk di dalamnya kerja dalam sebuah rumah tangga Islam. Kerja suami untuk mencari nafkah adalah sarana baginya untuk mencapai ridha Allah. Demikian pula kerja istri di rumah dalam membina rumah tangga dan mendidik anak-anak. Semuanya itu tidak lain adalah sarana bagi seorang istri untuk mencapai ridha Allah.

Baca selengkapnya »

Istri Pertama Sang Lelaki

Ilustrasi. (zastavki.com)

Perempuan itu melirik lelaki di sebelahnya. Lelaki dengan kacamata minus yang duduk menghadap laptop, kedua matanya asyik tertuju pada layar, sesekali senyum mengembang di wajahnya dan ketikan mengalir dari jari-jarinya. Perempuan itu kembali melirik kecil. Sebal!

Baca selengkapnya »

Teruntuk Seorang Istri

Ilustrasi. (salamstock.com)

Perlu dipahami oleh seorang istri, apapun yang terjadi di dalam rumah tangga, itu adalah ujian untuk mengetahui sejauh mana kita mampu untuk mempertahankannya. Jika tak kuat kita menghadapi cobaan itu, maka kehancuran rumah tangga sudah pasti ada di depan mata. Namun jika ternyata kita sebagai seorang istri bisa sabar mengatasinya, maka cobaan ini akan lebih memuliakan kita di hadapan manusia dan Tuhan kita.

Baca selengkapnya »

Tak Perlu Menjadi Presiden Untuk Menyejarah

Ilustrasi. (Foto: lensaindonesia.com)

Hiduplah untuk menyejarah. Tak perlu kita menjadi Presiden untuk dikenang sejarah, ataupun seorang pahlawan agar namanya terpampang di monument-monumen yang dikenang jutaan massa. Cukup hiduplah selayaknya, lalu berbuat baiklah. Hidupnya seorang anak yang berbakti kepada orangtua, pemuda yang taat pada agama dan pemimpinnya, pekerja yang setia pada profesinya, bawahan yang patuh terhadap atasannya, suami yang setia pada istrinya.

Baca selengkapnya »

Membentuk Pribadi Muslimah Ideal Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah

Cover buku "Membentuk Pribadi Muslimah Ideal Menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah".

Muslimah shalihah adalah sosok yang baik hubungannya dengan Allah Sang Pencipta. Ia menjaga kewajibannya kepada Allah dengan aneka jenis ibadah yang diperintahkan melalui nabi-Nya. Ia adalah sosok yang menjaga shalat lima waktu, istiqamah dalam menjalankan shalat sunnah, teliti dalam menunaikan zakat, senantiasa berpuasa sunnah, melakukan umrah dan haji saat mampu, serta menjaga diri dari menaati perintah dan meninggalkan semua larangan-Nya.

Baca selengkapnya »

Maunya Istri

Ilustrasi. (Foto: islam-today.ru)

Maunya istri, engkau menjadi seorang sahabat yang selalu mengerti dirinya. Mau mendengarkan seribu satu kecerewetan, dalam bercerita, saat menegur, atau sekedar bertanya ini itu mengganggumu. Memberikan pelukan hangat saat istri sedih dan khawatir seraya menenangkan perasaannya yang kacau.

Baca selengkapnya »

Goresan Hati

Ilustrasi (flickr.com/Nelo Esteves)

“Jika Abang hendak meninggalkanku dan ingin hidup bersama wanita lain, tak mengapa bagiku Bang. Mungkin ini sudah takdirku. Mungkin sudah suratanku harus hidup seorang diri. Tapi nanti jikalau Abang tidak jua memiliki anak bersamanya dan ingin kembali hidup denganku, aku akan ikhlas menerima Abang kembali. Aku akan mengabdikan hidupku lagi untuk Abang, satu-satunya lelaki yang paling aku cintai di dunia ini.”

Baca selengkapnya »